Skip to main content

Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis Unimus

From Business Ideas to the Global Stage, FEHBi UNIMUS Successfully Hosts the International BMC Competition 2026

Semarang, October 5, 2026 — The Faculty of Economics, Law, and Business (FEHBi) of Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) successfully hosted the International Business Model Canvas (BMC) Competition 2026, an international competition that provides a platform for students to develop creative, innovative, and globally competitive business ideas. The International BMC Competition 2026 was held from July 9 to October 5, 2026, covering a series of stages, including registration, selection and assessment, and the announcement of the competition results. The competition was designed as a platform for students to transform their business ideas into structured and feasible business models through the Business Model Canvas approach. The competition was joined by students from various universities in Indonesia and Malaysia. The participation of students from the two countries demonstrates that the International BMC Competition 2026 serves not only as a competitive platform but also as an opportunity to expand networks, exchange ideas, and foster international collaboration in the field of entrepreneurship. Participants competed in six categories: These six categories represent a wide range of business sectors that continue to evolve in response to economic transformation, technological developments, and changing societal needs. Participants were challenged to present business ideas that were not only creative and innovative but also demonstrated market potential, implementation feasibility, added value, and opportunities for sustainable development. The Grand Finale of the International BMC Competition 2026 The grand finale of the International BMC Competition 2026 was held on October 5, 2026. The event marked the conclusion of the competition series, which had been conducted since July 9, 2026, and featured the highly anticipated announcement of the competition results and winners of the International BMC Competition 2026. The announcement of the winners was one of the main highlights of the grand finale. Participants from various universities in Indonesia and Malaysia had completed a series of registration, selection, and assessment processes according to their respective competition categories. The assessment results served as the basis for determining the best participants in each category. In addition to announcing the competition results, the grand finale also served as an important moment for strengthening FEHBi UNIMUS’s international networks and partnerships with its partner universities in Malaysia. One of the key agendas was the signing of a Memorandum of Agreement (MoA) between FEHBi UNIMUS and University Malaysia of Computer Science & Engineering (UNIMY). The MoA was signed by the Dean of FEHBi UNIMUS, Dr. Andwiani Sinarasri, M.Si., together with the representative of the Director of the International Office of University Malaysia of Computer Science & Engineering (UNIMY), Assoc. Prof. Lina Tio, Ph.D. The signing of the agreement represents a strategic step toward strengthening institutional relations between the two universities while opening opportunities for the development of various international collaborative programs in education, entrepreneurship, student competency development, knowledge exchange, and other academic activities. The collaboration between FEHBi UNIMUS and UNIMY also demonstrates their shared commitment to advancing the internationalization of higher education and providing students with valuable global experiences. Encouraging Students to Develop Globally Competitive Business Ideas The Vice Dean III of FEHBi UNIMUS, Prof. Dr. Eny Winaryati, M.Pd., stated that the International BMC Competition 2026 reflects FEHBi UNIMUS’s commitment to encouraging students to develop their creativity, innovation, and entrepreneurial spirit. Furthermore, Prof. Eny emphasized that participating in an international competition provides students with valuable opportunities to interact with participants from various universities, gain new perspectives, and build networks that can support their future business development and career opportunities. Strengthening the Internationalization of FEHBi UNIMUS The International BMC Competition 2026 represents one of FEHBi UNIMUS’s initiatives to strengthen the internationalization of the faculty. The involvement of universities from Indonesia and Malaysia provides students with valuable experience in competing and collaborating within a broader academic and international environment. Through this competition, students have the opportunity to strengthen their abilities in developing business models, validating business ideas, identifying market opportunities, and professionally presenting their business concepts. At the same time, the competition also serves as a platform for FEHBi UNIMUS to establish and expand networks with higher education institutions at the international level. These partnerships are expected to continue developing through various academic programs, entrepreneurship initiatives, research collaborations, student exchanges, and other international activities. Carrying the spirit of “From Business Ideas to the Global Stage,” the International BMC Competition 2026 is expected to serve as an important starting point for fostering more innovations and young entrepreneurs who are not only capable of competing at the national level but are also prepared to enter global markets and networks. The successful implementation of the International BMC Competition 2026 further demonstrates FEHBi UNIMUS’s commitment to providing students with opportunities to develop creativity, innovation, entrepreneurship, collaboration, and international perspectives. Through the spirit of collaboration and innovation, FEHBi UNIMUS continues to build an adaptive and globally oriented educational ecosystem while preparing students to become a generation capable of creating opportunities, delivering solutions, and bringing their best ideas from campus to the global stage.

FEHBi UNIMUS Dampingi Desa Manggihan dalam Lomba Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional 2026

Getasan, 2 Oktober 2026 — Fakultas Ekonomi, Hukum dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEHBi UNIMUS) turut berkontribusi dalam mendampingi Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, dalam ajang Lomba Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026. Desa Manggihan berhasil masuk dalam lima besar Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi UNIMUS bersama Desa Manggihan melalui program PPK Ormawa IMM As-Syifa. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dan perguruan tinggi dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal. Salah satu inovasi yang ditampilkan dalam penilaian adalah kompos blok dan briket yang dikembangkan melalui program PPK Ormawa IMM As-Syifa. Inovasi tersebut mengusung konsep “Dari Masalah Menjadi Potensi”, dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi yang sebelumnya menjadi persoalan lingkungan untuk diolah menjadi produk yang memiliki manfaat sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, FEHBi UNIMUS diwakili oleh Dosen Program Studi Manajemen, Andika Baskara, S.E., M.M. Ia mengikuti sesi wawancara bersama tim penilai untuk menjelaskan peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis Desa Manggihan dalam pengembangan program Karang Taruna dan pemberdayaan masyarakat. Dalam wawancara tersebut dijelaskan bahwa peran UNIMUS diawali dengan menggali dan memetakan berbagai permasalahan serta potensi yang dimiliki Desa Manggihan. Salah satu potensi yang berhasil dikembangkan adalah pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi kompos blok dan briket. Pendekatan ini menempatkan perguruan tinggi bukan sekadar sebagai pendamping, tetapi sebagai mitra kolaboratif dalam mengidentifikasi masalah, merancang solusi, mengembangkan inovasi, serta mendorong keberlanjutan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan penilaian turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Sosial Republik Indonesia beserta jajaran, serta tim penilai yang terdiri dari unsur praktisi, pejabat kementerian, dan akademisi dari Universitas Airlangga dan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Hadir pula Ketua Karang Taruna Jawa Tengah, Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Forkopimcam Kecamatan Getasan, PT Sido Muncul melalui divisi pengabdian masyarakat, serta berbagai unsur dan tamu undangan lainnya. Dalam proses penilaian, tim juga melakukan wawancara langsung dengan sejumlah mitra Desa Manggihan, termasuk pihak UNIMUS. Wawancara difokuskan pada peran perguruan tinggi sebagai mitra desa dalam mendukung program Karang Taruna serta kontribusinya terhadap pemberdayaan masyarakat. Dari proses penilaian tersebut, tim merekomendasikan agar kolaborasi antara berbagai mitra Desa Manggihan terus diperkuat dan ditindaklanjuti sehingga inovasi yang telah dikembangkan tidak berhenti pada kegiatan lomba, tetapi mampu menghasilkan output dan dampak yang lebih luas serta berkelanjutan bagi masyarakat. Bagi FEHB UNIMUS, keterlibatan ini menjadi wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam membangun kolaborasi antara kampus, mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan inovasi berbasis potensi lokal. Dari masalah menjadi potensi, dari kolaborasi menjadi inovasi, dan dari inovasi menjadi dampak nyata bagi masyarakat.

Bawa Semangat Wirausaha ke Tingkat Nasional, FEHBi UNIMUS Ikuti KMI Expo XVII 2026

Purwokerto, 30 September 2026 — Semangat mengembangkan jiwa kewirausahaan mahasiswa terus ditunjukkan Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) melalui keikutsertaan dalam Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026. Ajang kewirausahaan mahasiswa tingkat nasional tersebut berlangsung pada 29 September hingga 1 Oktober 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto. KMI Expo XVII 2026 menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk memperkenalkan produk usaha, mengembangkan ide bisnis, bertukar pengalaman, membangun jejaring, sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang kewirausahaan. Dalam ajang tersebut, FEHBi UNIMUS mengirimkan mahasiswa dari tiga program studi, yakni S1 Manajemen, S1 Akuntansi, dan S1 Agribisnis, dengan didampingi oleh dosen pendamping. Perwakilan FEHBi UNIMUS Kontingen FEHBi UNIMUS didampingi oleh tiga dosen, yaitu: Sementara itu, mahasiswa yang menjadi perwakilan FEHBi UNIMUS terdiri atas: Tim Program Studi S1 Manajemen Tim Program Studi S1 Akuntansi Tim Program Studi S1 Agribisnis Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa FEHBi UNIMUS untuk mengasah kemampuan dalam mengembangkan ide bisnis, memperkenalkan produk, mempresentasikan inovasi, membangun jejaring, serta memperoleh pengalaman langsung dalam ekosistem kewirausahaan di tingkat nasional. Pameran Produk hingga Jejaring Bisnis KMI Expo XVII 2026 menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang mempertemukan mahasiswa wirausaha dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan diawali dengan Opening Ceremony dan Talkshow Kewirausahaan yang memberikan wawasan dan inspirasi seputar dunia usaha dan pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Selanjutnya, peserta mengikuti Pameran Produk dan Penilaian KMI Award sebagai ruang untuk menampilkan berbagai produk, inovasi, dan kreativitas usaha mahasiswa. Beragam kategori usaha hadir dalam pameran tersebut, mulai dari makanan dan minuman, budidaya, industri kreatif, seni dan budaya, manufaktur dan teknologi terapan, bisnis digital, hingga jasa, pariwisata, dan perdagangan. Tidak hanya berorientasi pada kompetisi, KMI Expo XVII 2026 juga membuka ruang kolaborasi melalui Collaborative Matching. Forum tersebut mempertemukan mahasiswa wirausaha dengan praktisi, investor, dan pelaku industri untuk membuka peluang kemitraan, pengembangan usaha, hingga komersialisasi produk. Rangkaian kegiatan juga semakin meriah dengan berbagai agenda pendukung, seperti Kirab Budaya, Stand Up Comedy, Sarasehan, serta Seminar Nasional, yang memberikan pengalaman lebih luas bagi para peserta. Mendorong Mahasiswa Berani Berwirausaha Partisipasi FEHBi UNIMUS dalam KMI Expo XVII 2026 menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa agar tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, inovasi, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan. Melalui kesempatan berinteraksi dengan mahasiswa, praktisi, investor, dan pelaku industri dari berbagai daerah, mahasiswa diharapkan semakin mampu mengembangkan ide bisnis dan produk yang memiliki nilai tambah serta daya saing. Keikutsertaan dalam KMI Expo XVII 2026 sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa FEHBi UNIMUS untuk membawa semangat “Berani Berinovasi, Berani Berkolaborasi, dan Berani Membangun Usaha” ke tingkat nasional. FEHBi UNIMUS — Muda, Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing!  

Ukir Prestasi di Asian Games 2026, Muhammad Reza Falevi Mendapat Sambutan dan Apresiasi dari Wakil Wali Kota Semarang dan Pimpinan UNIMUS

Semarang — Suasana Doa Pagi Rutin Senin di Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Senin (28/9/2026), berlangsung istimewa. Di tengah sivitas akademika yang berkumpul, Rektor UNIMUS Prof. Masrukhi, M.Pd. secara khusus menyambut Muhammad Reza Falevi, mahasiswa UNIMUS yang baru saja mengharumkan nama almamater di kancah olahraga internasional. Reza merupakan mahasiswa Semester III Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis (FEHBi) UNIMUS yang berhasil meraih medali perunggu atau Juara 3 cabang olahraga Soft Tennis pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Momen penyambutan tersebut semakin istimewa karena disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T., yang hadir dalam kegiatan Doa Pagi sekaligus memberikan penguatan dan motivasi kepada sivitas akademika UNIMUS. Prestasi Reza mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Semarang serta jajaran pimpinan UNIMUS. Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi FEHBi dan UNIMUS sekaligus turut membawa nama Kota Semarang di panggung olahraga internasional. Keberhasilan Reza meraih medali perunggu di Asian Games 2026 menunjukkan bahwa mahasiswa UNIMUS memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga olahraga dan berbagai bidang lainnya. Bagi FEHBi UNIMUS, prestasi yang ditorehkan Reza menjadi momentum membanggakan sekaligus inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat, mengasah kemampuan, dan berani berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa semangat unggul, berprestasi, dan mengharumkan nama almamater dapat diwujudkan melalui berbagai bidang sesuai dengan potensi dan passion mahasiswa. Selamat atas prestasi membanggakan, Muhammad Reza Falevi! Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa FEHBi UNIMUS untuk terus berprestasi, mengharumkan nama almamater, Kota Semarang, dan Indonesia di kancah internasional.

Siap Berinovasi dan Berprestasi, Kontingen KMI Expo 2026 UNIMUS Resmi Dilepas

Semarang, 28 September 2026 — Semangat untuk terus berprestasi sekaligus mengembangkan jiwa kewirausahaan mahasiswa ditunjukkan Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) melalui kegiatan Pelepasan Kontingen Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2026 yang dilaksanakan pada Senin, 28 September 2026. Kegiatan pelepasan menjadi momentum bagi para mahasiswa yang akan membawa nama UNIMUS dalam ajang KMI Expo 2026 yang akan di gelar pada tanggal 29 September – 1 Oktober 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah pada. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu menunjukkan kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan, sekaligus memberikan kontribusi serta prestasi bagi almamater. Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis (FEHBi) UNIMUS turut berpartisipasi dalam kontingen KMI Expo 2026 dengan mengirimkan perwakilan mahasiswa dari sejumlah program studi. Kontingen FEHBi UNIMUS terdiri atas 4 mahasiswa Program Studi S1 Manajemen, 3 mahasiswa Program Studi S1 Hukum Bisnis, dan 1 mahasiswa Program Studi S1 Agribisnis. Pelepasan kontingen tersebut turut dihadiri dan dilakukan bersama Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T. Kehadiran jajaran pimpinan daerah menjadi bentuk dukungan terhadap mahasiswa UNIMUS yang akan berkompetisi sekaligus mengembangkan potensi kewirausahaan di tingkat nasional. Keikutsertaan mahasiswa FEHBi UNIMUS dalam KMI Expo 2026 merupakan bagian dari upaya mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi kewirausahaan, mengasah kemampuan dalam mengelola ide dan peluang bisnis, serta menghadirkan inovasi yang memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui ajang KMI Expo 2026, mahasiswa tidak hanya memperoleh kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga dapat memperluas pengalaman, membangun jejaring, serta belajar dari berbagai inovasi dan praktik kewirausahaan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya. FEHBi UNIMUS menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh mahasiswa yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti KMI Expo 2026. Semangat, kreativitas, dan inovasi yang dibawa diharapkan mampu menjadi pengalaman berharga sekaligus membuka peluang lahirnya wirausahawan muda yang unggul, kreatif, dan berdaya saing. Selamat berjuang untuk Kontingen KMI Expo 2026! Melangkah dengan semangat, berinovasi dengan kreativitas, dan berprestasi membawa nama UNIMUS. FEHBi UNIMUS — Bersama Membangun Generasi Berprestasi dan Berjiwa Wirausaha.

LOKAKARYA PPK ORMAWA IMM ASY-SYIFA UNIMUS 2026: TAMPILKAN INOVASI PENGELOLAAN LIMBAH KOTORAN SAPI DI DESA MANGGIHAN

Desa Manggihan, 26 September 2026 — Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Asy-Syifa Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) Tahun 2026 menyelenggarakan kegiatan Lokakarya dan Presentasi Hasil Program di Desa Manggihan, Kabupaten Semarang, pada Sabtu, 26 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi tim PPK Ormawa IMM Asy-Syifa untuk memaparkan berbagai capaian, inovasi, serta hasil pendampingan yang telah dilaksanakan bersama masyarakat Desa Manggihan. Mengusung program Pusat Literasi MAKOSA (Mengelola Kotoran Sapi), kegiatan PPK Ormawa ini berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah peternakan, khususnya kotoran sapi, agar dapat dimanfaatkan secara lebih produktif, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomi. Program tersebut dikembangkan sebagai salah satu upaya untuk mendorong terciptanya pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Melalui pendekatan edukasi, pendampingan, inovasi, serta pemanfaatan teknologi tepat guna, masyarakat Desa Manggihan didorong untuk tidak lagi memandang limbah kotoran sapi semata-mata sebagai permasalahan lingkungan, tetapi juga sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bermanfaat. Kegiatan lokakarya dihadiri oleh Supriyadi selaku Kepala Desa Manggihan beserta jajaran perangkat Desa Manggihan. Turut hadir Dwi Kusoriyati dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang, Dr. Eko Yulianto, S.Pd.Si., M.Pd., selaku perwakilan Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Semarang Prof. Dr. Eny Winaryati, M.Pd., serta Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang. Selain itu, kegiatan juga dihadiri Nurhayati, S.E., M.M., selaku Sekretaris Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang, Andika Baskara, S.E., M.M., selaku Dosen Pembimbing PPK Ormawa IMM Asy-Syifa UNIMUS, Faturrahman selaku JAMTA PWM, serta para tamu undangan, masyarakat Desa Manggihan, dan peserta lokakarya. Dalam sesi presentasi, tim PPK Ormawa IMM Asy-Syifa memaparkan berbagai hasil program yang telah dikembangkan selama pelaksanaan kegiatan di Desa Manggihan. Salah satu fokus utama program adalah pengolahan limbah kotoran sapi menjadi berbagai produk yang memiliki manfaat dan potensi nilai ekonomi. Beberapa inovasi yang diperkenalkan di antaranya kompos blok, briket berbahan limbah ternak, pemanfaatan drum oven, serta pengembangan platform digital MAKOSA sebagai media informasi, edukasi, dan promosi produk yang dihasilkan masyarakat. Kompos blok menjadi salah satu bentuk inovasi pemanfaatan limbah peternakan yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di bidang pertanian. Sementara itu, pengembangan briket dari limbah ternak menjadi alternatif pemanfaatan limbah yang dapat menghasilkan produk dengan nilai guna lebih tinggi. Selain menghasilkan produk, tim PPK Ormawa IMM Asy-Syifa juga memperkenalkan pemanfaatan drum oven sebagai bagian dari inovasi teknologi tepat guna. Teknologi tersebut dikembangkan untuk mendukung proses pengolahan dan pemanfaatan limbah sehingga dapat dilakukan secara lebih efektif dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Tidak hanya berfokus pada inovasi berbentuk produk, program MAKOSA juga memanfaatkan perkembangan teknologi digital melalui pengembangan platform digital MAKOSA. Platform ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyebarluaskan informasi mengenai pengelolaan limbah, mendokumentasikan berbagai kegiatan program, sekaligus menjadi media promosi produk hasil olahan masyarakat Desa Manggihan. Pelaksanaan program PPK Ormawa IMM Asy-Syifa UNIMUS 2026 tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan produk inovasi, tetapi juga membangun kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Melalui berbagai kegiatan sosialisasi, edukasi, pelatihan, dan pendampingan, masyarakat memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya pengelolaan limbah peternakan secara tepat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi potensi dampak lingkungan yang ditimbulkan dari limbah peternakan sekaligus mendorong terbentuknya pola pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Program ini juga membuka perspektif baru bahwa limbah peternakan dapat memiliki nilai manfaat apabila dikelola melalui proses yang tepat. Dengan adanya keterampilan yang diperoleh, masyarakat memiliki peluang untuk mengembangkan produk berbasis limbah yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga berpotensi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Kegiatan PPK Ormawa IMM Asy-Syifa UNIMUS 2026 menunjukkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah desa, instansi terkait, dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan di tingkat desa. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari proses transfer pengetahuan dan inovasi kepada masyarakat. Di sisi lain, masyarakat Desa Manggihan menjadi mitra utama dalam proses identifikasi permasalahan, pengembangan inovasi, hingga pemanfaatan hasil program. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berkembang sehingga berbagai inovasi yang telah diperkenalkan tidak berhenti pada pelaksanaan program, tetapi dapat dilanjutkan dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat. Lokakarya dan Presentasi Hasil Program ini sekaligus menjadi ruang evaluasi dan refleksi terhadap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan. Melalui forum tersebut, capaian program dapat disampaikan kepada para pemangku kepentingan sekaligus menjadi bahan untuk pengembangan program pengelolaan lingkungan di Desa Manggihan pada masa mendatang. Dengan adanya Pusat Literasi MAKOSA, masyarakat Desa Manggihan diharapkan semakin memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran untuk mengelola limbah peternakan secara inovatif dan berkelanjutan. PPK Ormawa IMM Asy-Syifa UNIMUS 2026 menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan inovasi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Semangat berkolaborasi, berinovasi, dan mengabdi diharapkan dapat terus tumbuh untuk mendukung terwujudnya Desa Manggihan yang lebih peduli lingkungan, produktif, dan berkelanjutan. PPK Ormawa IMM Asy-Syifa UNIMUS 2026Berkolaborasi, Berinovasi, dan Mengabdi untuk Desa Manggihan yang Lebih Berkelanjutan.

FEHBi UNIMUS Gelar Pendampingan Lanjutan Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE)

Semarang, 15 September 2026 — Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Lanjutan Penyusunan Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Selasa, 15 September 2026. Kegiatan tersebut bertempat di Ruang 720.2, GKB 3 UNIMUS. Kegiatan diikuti oleh Dekan dan Wakil Dekan FEHBi UNIMUS, para Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi), serta Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dan Satuan Penjaminan Mutu (SPM) di lingkungan FEHBi UNIMUS. Dalam pelaksanaannya, pendampingan difokuskan pada penyempurnaan dokumen kurikulum OBE, pemetaan capaian pembelajaran, serta penyelarasan antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, mata kuliah, hingga metode pembelajaran dan asesmen. Proses ini diharapkan dapat menghasilkan kurikulum yang lebih terstruktur, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa serta perkembangan dunia profesional. Penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran di lingkungan FEHBi UNIMUS. Melalui pendekatan ini, proses pendidikan tidak hanya menitikberatkan pada materi yang disampaikan, tetapi juga pada kemampuan dan kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan proses pembelajaran. Keterlibatan pimpinan fakultas, pengelola program studi, serta tim penjaminan mutu dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama FEHBi UNIMUS untuk membangun sistem pendidikan yang berorientasi pada mutu dan berkelanjutan. Melalui pendampingan lanjutan ini, FEHBi UNIMUS berharap penyusunan dan implementasi kurikulum OBE dapat berjalan secara optimal di seluruh program studi, sehingga mampu mendukung pencapaian visi dan misi fakultas serta menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, profesional, dan memiliki daya saing.

MASTA FEHBi Unimus 2026: Green Minds, Islamic Values, Progressive Future, Membentuk Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Berkemajuan

Semarang, 9 September 2026 — Fakultas Ekonomi Hukum dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan kegiatan MASTA (Masa Ta’aruf) Mahasiswa Baru FEHBi Unimus Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan yang mengusung tema “Green Minds, Islamic Values, Progressive Future” dengan semangat “Membentuk Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Berkemajuan” tersebut dilaksanakan di halaman depan Unimus Mart. Kegiatan MASTA diikuti oleh seluruh mahasiswa baru FEHBi Unimus Tahun Akademik 2026/2027. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan FEHBi Unimus, para ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan FEHBi Unimus. Jumlah mahasiswa baru FEHBi Unimus Tahun Akademik 2026/2027 sebanyak 801 Mahasiswa yang terdiri atas 418 mahasiswa Program Studi S1 Manajemen, 231 mahasiswa S1 Akuntansi, 91 mahasiswa S1 Agribisnis, 51 mahasiswa S1 Hukum Bisnis, serta 10 mahasiswa Program Studi Magister Manajemen. MASTA menjadi salah satu momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, budaya belajar, nilai-nilai kelembagaan, serta keluarga besar FEHBi Unimus. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun karakter, semangat belajar, serta kesiapan mahasiswa menghadapi perjalanan akademik dan kehidupan kemahasiswaan di perguruan tinggi. Diawali Opening Ceremonial dan Semangat Kebangsaan Rangkaian kegiatan MASTA FEHBi Unimus diawali dengan opening ceremonial berupa pemutaran video ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Video tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan baru para mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar FEHBi Unimus. Suasana kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah secara bersama-sama. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan pendidikan mahasiswa FEHBi Unimus tidak hanya diarahkan untuk mencapai keberhasilan akademik, tetapi juga membangun kecintaan terhadap bangsa, persyarikatan, serta nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Dekan FEHBi Unimus, Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru FEHBi Unimus. Beliau mengajak mahasiswa baru untuk menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk terus belajar, berkembang, berprestasi, membangun jejaring, serta mengembangkan potensi diri. Menurutnya, kehidupan mahasiswa merupakan fase penting dalam membentuk pola pikir, karakter, kompetensi, dan kesiapan menghadapi masa depan. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga mampu membangun berbagai kompetensi dan pengalaman yang akan menjadi bekal ketika memasuki dunia profesional maupun kehidupan bermasyarakat. “Di FEHBi Unimus, kami berkomitmen mendampingi Anda menjadi generasi yang unggul, berintegritas, adaptif, inovatif, dan berdaya saing global, dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” lanjutnya. Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa FEHBi Unimus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus karakter yang kuat. Selanjutnya, Wakil Dekan FEHBi Unimus, Dr. AM Jumai, S.E., M.M., turut memberikan sambutan kepada mahasiswa baru. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Dekan memperkenalkan jajaran dosen yang akan menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan di FEHBi Unimus. Perkenalan tersebut diharapkan dapat membuat mahasiswa baru lebih mengenal para dosen sekaligus membangun kedekatan antara mahasiswa dengan sivitas akademika sejak awal masa perkuliahan. Selain memperkenalkan jajaran dosen, Wakil Dekan juga memberikan motivasi dan gambaran mengenai dunia perkuliahan yang tentunya memiliki dinamika berbeda dengan jenjang pendidikan sebelumnya. Mahasiswa diajak untuk mulai membangun pola pikir sebagai seorang mahasiswa yang mandiri, bertanggung jawab, kritis, aktif, dan mampu mengelola waktu dengan baik. Dunia perkuliahan memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk menentukan arah pengembangan dirinya. Mahasiswa tidak lagi hanya dituntut untuk menerima materi pembelajaran, tetapi juga ditantang untuk aktif mencari pengetahuan, berdiskusi, menyampaikan gagasan, melakukan eksplorasi, serta mampu memecahkan berbagai persoalan secara kreatif dan inovatif. Wakil Dekan juga mengingatkan mahasiswa baru agar tidak ragu berkomunikasi dan berdiskusi dengan dosen apabila menghadapi kesulitan selama menjalani proses perkuliahan. Salah satu sesi yang menarik dalam kegiatan MASTA FEHBi Unimus adalah kehadiran para alumni FEHBi Unimus yang turut berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada mahasiswa baru melalui sharing session. Para alumni menceritakan pengalaman mereka selama menjalani masa perkuliahan, mulai dari menghadapi tantangan akademik, membangun relasi, mengikuti berbagai kegiatan mahasiswa, hingga mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan kehidupan setelah lulus. Dalam sesi tersebut, mahasiswa baru mendapatkan gambaran bahwa keberhasilan selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kemauan untuk belajar, pengalaman organisasi, kemampuan berkomunikasi, jejaring, kepemimpinan, serta keberanian untuk mengambil berbagai kesempatan. Para alumni juga memberikan pesan kepada mahasiswa baru agar sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan aktif selama menjalani perkuliahan. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya aktif di dalam ruang kelas, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri melalui berbagai aktivitas positif di luar perkuliahan. Mahasiswa dapat mengikuti organisasi kemahasiswaan, komunitas, kegiatan sosial, seminar, pelatihan, maupun berbagai kompetisi di tingkat nasional dan internasional. Keikutsertaan dalam berbagai kegiatan tersebut dinilai dapat membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, problem solving, serta kemampuan beradaptasi. Selain itu, mahasiswa juga diajak untuk membangun relasi yang baik dengan sesama mahasiswa, dosen, alumni, maupun berbagai pihak lainnya. Jejaring yang dibangun sejak masa kuliah diharapkan dapat menjadi modal penting dalam pengembangan karier dan profesionalisme di masa mendatang. Dalam perjalanan akademik mahasiswa baru, dosen FEHBi Unimus memiliki peran penting sebagai pendidik, pembimbing, sekaligus mitra mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri. Para dosen FEHBi Unimus siap hadir dan mendampingi mahasiswa dalam proses pembelajaran, pengembangan kompetensi, kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga berbagai aktivitas akademik dan nonakademik. Mahasiswa juga didorong untuk memanfaatkan berbagai fasilitas dan kesempatan yang tersedia di lingkungan FEHBi Unimus. Kesempatan untuk berdiskusi dengan dosen, mengikuti kegiatan ilmiah, mengembangkan ide penelitian, mengikuti kompetisi, maupun terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat menjadi bagian dari proses pembentukan mahasiswa yang utuh. Pendampingan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif, terbuka, dan mendorong mahasiswa untuk terus berkembang. Tema “Green Minds, Islamic Values, Progressive Future” menjadi pesan utama dalam pelaksanaan MASTA FEHBi Unimus Tahun Akademik 2026/2027. Green Minds merepresentasikan semangat untuk membangun pola pikir yang terbuka, kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan. Mahasiswa diharapkan mampu melihat berbagai persoalan dari perspektif yang luas serta menghadirkan gagasan dan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Sementara itu, Islamic Values menegaskan pentingnya nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Sebagai bagian dari Universitas Muhammadiyah Semarang, mahasiswa FEHBi diharapkan memiliki karakter yang berintegritas, berakhlak, menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat amar ma’ruf nahi munkar. Adapun Progressive Future menggambarkan orientasi

FEHBi UNIMUS Gelar Pra MASTA Secara Daring, Libatkan Orang Tua dan Wali Mahasiswa

Semarang, 3 September 2026 — Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menyelenggarakan Pra Masa Ta’aruf (MASTA) Tahun Akademik 2026/2027 secara daring. Kegiatan ini secara khusus mengundang orang tua atau wali mahasiswa baru sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi antara fakultas dengan keluarga mahasiswa sejak awal masa perkuliahan. Kegiatan Pra MASTA diikuti oleh mahasiswa baru beserta orang tua atau wali mahasiswa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh jajaran pimpinan FEHBi UNIMUS yang memberikan dukungan secara langsung terhadap pelaksanaan kegiatan. Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si. (Dekan FEHBi Unimus) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua dan wali mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan kepada FEHBi UNIMUS untuk menjadi bagian dari perjalanan pendidikan putra-putri mereka. “Terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu kepada FEHBi UNIMUS. Kepercayaan ini menjadi amanah bagi kami untuk bersama-sama mendampingi mahasiswa, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan kesiapan mereka menghadapi dunia profesional,” ungkap Dekan FEHBi UNIMUS. Dekan juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan mahasiswa tidak hanya menjadi tanggung jawab perguruan tinggi, tetapi membutuhkan dukungan dan komunikasi yang baik antara kampus dan orang tua. Karena itu, Pra MASTA menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik FEHBi kepada keluarga mahasiswa. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Am Juma’i, S.E., M.M. (Wakil Dekan FEHBi UNIMUS) sebagai bentuk ikhtiar agar seluruh proses pendidikan mahasiswa baru selama menempuh studi di UNIMUS dapat berjalan lancar dan memberikan keberkahan. Memasuki agenda utama, materi Pra MASTA disampaikan langsung oleh Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si. (Dekan FEHBi Unimus) Materi tersebut memberikan gambaran menyeluruh kepada mahasiswa dan orang tua mengenai kehidupan akademik dan kemahasiswaan di FEHBi UNIMUS. Dalam pemaparannya, Dekan menjelaskan mengenai Visi dan Misi FEHBi UNIMUS, arah pengembangan fakultas, serta nilai-nilai yang menjadi landasan dalam penyelenggaraan pendidikan. Selain itu, disampaikan pula informasi mengenai jadwal pelaksanaan MASTA, berbagai ketentuan dan peraturan yang perlu dipahami mahasiswa baru, serta hal-hal yang berkaitan dengan proses adaptasi mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah mengenai sinergi antara kampus dan orang tua atau wali mahasiswa. Fakultas berharap komunikasi yang terjalin tidak berhenti pada kegiatan Pra MASTA, tetapi dapat terus dibangun selama mahasiswa menjalani proses pendidikan. Kegiatan Pra MASTA kemudian ditutup dengan harapan agar mahasiswa baru FEHBi UNIMUS dapat mengikuti seluruh rangkaian MASTA dengan baik, mengenal lingkungan kampus, memahami nilai-nilai yang diterapkan, serta memulai perjalanan akademiknya dengan semangat dan penuh tanggung jawab.

FEHBi Unimus Gelar Workshop Pendampingan Kurikulum Berbasis OBE untuk Perkuat Mutu Pembelajaran

Semarang, 1 September 2026 – Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan kegiatan Workshop Pendampingan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang 720.2 GKB 3 Unimus. Workshop ini menghadirkan Sekretaris Bidang Penjaminan Mutu LP3M Unimus, ibu Andari Puji Astuti, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber. Kegiatan dirancang sebagai bagian dari upaya FEHBi Unimus dalam memperkuat implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran atau OBE, sekaligus memastikan penyusunan dan pengembangan kurikulum di setiap program studi dapat berjalan secara sistematis, terukur, dan selaras dengan kebutuhan pendidikan tinggi saat ini. Peserta workshop terdiri atas Dekan, Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, Gugus Penjaminan Mutu (GPM), Satuan Penjaminan Mutu (SPM), serta Penanggung Jawab (PJ) Kurikulum di lingkungan FEHBi Unimus. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat menciptakan pemahaman dan persepsi yang sama dalam proses pengembangan serta implementasi kurikulum berbasis OBE di tingkat fakultas maupun program studi. Dalam pelaksanaannya, narasumber memberikan pendampingan dan penguatan pemahaman mengenai konsep serta prinsip dasar OBE. Pendekatan OBE menempatkan capaian pembelajaran lulusan (CPL) sebagai salah satu komponen utama dalam perencanaan dan pelaksanaan proses pendidikan. Dengan pendekatan tersebut, proses pembelajaran diarahkan agar tidak hanya berfokus pada materi yang disampaikan, tetapi juga pada kemampuan dan kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan proses pembelajaran. Pendampingan juga menjadi ruang bagi pengelola program studi untuk melakukan evaluasi dan penyelarasan berbagai komponen kurikulum. Mulai dari profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, struktur kurikulum, hingga keterkaitan antara mata kuliah dengan capaian pembelajaran yang ditetapkan. Selain aspek akademik, kegiatan pendampingan juga memberikan ruang diskusi bagi peserta untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam penerapan kurikulum OBE. Melalui proses diskusi dan pendampingan secara langsung, peserta dapat memperoleh masukan yang relevan untuk menyempurnakan dokumen dan implementasi kurikulum pada masing-masing program studi. Dekan FEHBi Unimus melalui kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, serta unsur penjaminan mutu. Pengembangan kurikulum tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur akademik agar kurikulum yang dihasilkan memiliki relevansi, konsistensi, dan keberlanjutan. Keberadaan GPM dan SPM juga memiliki peran strategis dalam memastikan proses pengembangan serta implementasi kurikulum berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan. Sementara itu, PJ Kurikulum di masing-masing program studi diharapkan dapat menjadi penggerak dalam proses penyelarasan dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan. Workshop Pendampingan Kurikulum Berbasis OBE ini juga menjadi momentum bagi FEHBi Unimus untuk terus memperkuat budaya mutu akademik. Implementasi OBE diharapkan tidak berhenti pada penyusunan dokumen kurikulum, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran, asesmen, monitoring, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan. Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, FEHBi Unimus berkomitmen untuk terus melakukan penguatan kualitas penyelenggaraan pendidikan melalui kurikulum yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada capaian. Langkah ini sejalan dengan upaya FEHBi Unimus dalam mewujudkan tata kelola akademik yang semakin baik serta mendukung visi fakultas menuju fakultas yang berdaya saing global. Melalui sinergi antara pimpinan, program studi, dan unsur penjaminan mutu, implementasi kurikulum berbasis OBE di lingkungan FEHBi Unimus diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih terarah dan bermakna bagi mahasiswa, sekaligus memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan perkembangan ilmu pengetahuan.