Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Tim PPK Ormawa IMM Al Haytham UNIMUS Gelar Maggot Aquafeed II Bersama KKMP Pringapus

KABUPATEN SEMARANG, 26 Juli 2026 — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) IMM Al Haytham Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) melaksanakan kegiatan Maggot Aquafeed II di Pendopo Kelurahan Pringapus, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan pakan mandiri berbasis maggot Black Soldier Fly (BSF) yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha budidaya lele sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat setempat. Budidaya lele merupakan salah satu potensi ekonomi yang sedang dikembangkan masyarakat Kelurahan Pringapus melalui pengelolaan kolam bioflok. Namun, tingginya biaya pakan masih menjadi tantangan utama karena dapat mencapai 60–70 persen dari total biaya produksi. Kondisi tersebut berdampak langsung pada tingkat keuntungan yang diperoleh para pembudidaya. Melalui kegiatan Maggot Aquafeed II, Tim PPK Ormawa IMM Al Haytham memperkenalkan pemanfaatan maggot BSF sebagai bahan baku pakan alternatif yang lebih ekonomis. Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi biaya produksi, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru melalui pengolahan hasil budidaya maggot menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Dalam pelaksanaannya, pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) mendapatkan pelatihan dan praktik langsung mengenai proses pembuatan pelet berbasis maggot BSF. Kegiatan ini dirancang agar masyarakat memiliki kemampuan untuk memproduksi pakan secara mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada pakan komersial yang harganya terus mengalami peningkatan. Selain menekan biaya produksi, pengolahan maggot menjadi pelet juga memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan menjual maggot dalam bentuk segar. Produk pelet yang dihasilkan lebih mudah disimpan, digunakan, dan berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari unit usaha yang dikelola masyarakat secara bersama. Berdasarkan kajian yang menjadi dasar Program LENTERA, penggunaan kombinasi 50 persen pelet komersial dan 50 persen maggot BSF mampu menekan biaya pengadaan pakan hingga 22,74 persen dalam satu siklus produksi. Efisiensi tersebut menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan keuntungan usaha sekaligus memperkuat keberlanjutan budidaya lele yang sedang dikembangkan. Keberadaan KKMP dalam program ini memiliki peran strategis sebagai wadah pengelolaan usaha masyarakat. Melalui koperasi, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama program diharapkan dapat terus diterapkan dan dikembangkan menjadi aktivitas ekonomi yang berkelanjutan setelah program PPK Ormawa selesai dilaksanakan. Maggot Aquafeed II tidak hanya menghadirkan solusi teknis dalam budidaya lele, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang tersedia. Pendekatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun desa yang produktif, mandiri, dan memiliki daya saing ekonomi yang lebih kuat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program LENTERA (Lele Sejahtera) yang mengintegrasikan pengelolaan limbah organik, budidaya maggot BSF, dan pengembangan budidaya lele berbasis bioflok di Kelurahan Pringapus. Program berada di bawah bimbingan Dosen Pendamping Dr. Siti Aminah, S.TP., M.Si. dan menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat dalam mengembangkan solusi pemberdayaan yang berkelanjutan.
FEHBi Unimus Berperan sebagai Co-Host RAKERNAS AFEB PTMA 2026 Perkuat Kolaborasi Pengembangan Pendidikan Tinggi

Jakarta – Fakultas Ekonomi Hukum dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) berperan sebagai Co-Host dalam penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (AFEB PTMA) Tahun 2026 yang mengusung tema “From Values to Impact: Advancing Digital, Inclusive, Sustainable, and Islamic Economies.” Kegiatan ini diselenggarakan pada 4–5 Agustus 2026 bertempat di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Basyir, M.A., Cendekia Building, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Keterlibatan FEHBi Unimus sebagai Co-Host merupakan bentuk komitmen fakultas dalam mendukung penguatan jejaring antar Fakultas Ekonomi dan Bisnis di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA), sekaligus berkontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap tantangan global. RAKERNAS AFEB PTMA 2026 menjadi forum strategis yang mempertemukan para dekan, pimpinan fakultas, ketua program studi, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk merumuskan arah kebijakan organisasi, memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi, serta menyusun program kerja yang selaras dengan perkembangan ekonomi digital, ekonomi inklusif, pembangunan berkelanjutan, dan ekonomi Islam. Melalui tema “From Values to Impact: Advancing Digital, Inclusive, Sustainable, and Islamic Economies,” kegiatan ini mendorong implementasi nilai-nilai Muhammadiyah dalam menghasilkan dampak nyata melalui inovasi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan kerja sama nasional maupun internasional. Partisipasi FEHBi Unimus sebagai Co-Host juga menjadi momentum untuk memperluas jejaring kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Kehadiran FEHBi Unimus dalam RAKERNAS AFEB PTMA 2026 diharapkan semakin memperkuat peran fakultas sebagai institusi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global dalam mendukung pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah. Melalui sinergi dan kolaborasi yang terbangun dalam RAKERNAS AFEB PTMA 2026, FEHBi Unimus optimis dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, memperluas jejaring akademik, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, dunia usaha, dan masyarakat menuju terwujudnya ekonomi yang digital, inklusif, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
FEHBi Unimus Jalin Kerja Sama Internasional dengan Mindanao State University – Iligan Institute of Technology Filipina

Jakarta, 5 Agustus 2026 – Fakultas Ekonomi Hukum dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Mindanao State University – Iligan Institute of Technology (MSU-IIT), Filipina. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AFEB PTMA 2026 yang bertempat di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Basyir, M.A., Cendekia Building, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan FEHBi Unimus, Dr. Andwiani Sinarasri, M.Si., bersama Prof. Dr. Maria Rizalia Teves, Ph.D., selaku perwakilan dari Mindanao State University – Iligan Institute of Technology (MSU-IIT), Filipina. Kerja sama ini merupakan wujud komitmen FEHBi Unimus dalam memperkuat kolaborasi internasional guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, serta pengembangan sumber daya manusia. Melalui kemitraan strategis ini, FEHBi Unimus berharap dapat membuka peluang yang lebih luas bagi sivitas akademika untuk berkolaborasi dalam berbagai program akademik maupun riset berskala internasional. Selain itu, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta mendorong lahirnya inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Partisipasi FEHBi Unimus dalam Rakernas AFEB PTMA 2026 sekaligus menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah dan mitra internasional dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing global, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan serta kebermanfaatan bagi masyarakat.
Tim FEHBi Unimus Meriahkan Lomba Kreasi Tumpeng dalam Rangka Milad ke-27 Unimus

Semarang – Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) turut berpartisipasi dalam Lomba Kreasi Tumpeng yang diselenggarakan dalam rangkaMilad ke-27 Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) pada Selasa, 4 Agustus 2026, bertempat di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 Unimus. Keikutsertaan FEHBi Unimus menjadi wujud semangat kebersamaan dan partisipasi aktif sivitas akademika dalam memeriahkan peringatan Milad ke-27 Unimus yang mengusung tema “Green Campus UNIMUS: Fresh, Healthy, and Sustainable.” Tim FEHBi Unimus terdiri atas perwakilan dari seluruh program studi di lingkungan fakultas, yaitu Program Studi S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Agribisnis, S1 Hukum Bisnis, dan Program Studi S2 Manajemen. Melalui kolaborasi tersebut, setiap perwakilan berkontribusi dalam menampilkan kreasi tumpeng yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat makna sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan kekompakan keluarga besar FEHBi Unimus. Partisipasi dalam lomba ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarprogram studi, meningkatkan kerja sama, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan fakultas. Selain sebagai ajang kreativitas, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen FEHBi Unimus dalam mendukung setiap rangkaian kegiatan Milad Universitas sebagai bagian dari penguatan budaya akademik yang harmonis dan kolaboratif. Melalui keikutsertaan dalam Lomba Kreasi Tumpeng ini, FEHBi Unimus berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai kolaborasi yang terbangun dapat terus menjadi energi positif dalam mendukung kemajuan fakultas dan Universitas Muhammadiyah Semarang menuju institusi pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan.
FEHBi Unimus Hadiri The 2nd International Conference on Economics, Management, and Accounting (ICEMA) 2026

Jakarta, 4 Agustus 2026 – Fakultas Ekonomi Hukum dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menghadiri The 2nd International Conference on Economics, Management, and Accounting (ICEMA) 2026 yang diselenggarakan pada 4–5 Agustus 2026 di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Basyir, M.A., Cendekia Building, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Kehadiran delegasi FEHBi Unimus merupakan bentuk komitmen fakultas dalam mendukung pengembangan tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian, publikasi ilmiah, serta penguatan jejaring akademik di tingkat nasional maupun internasional. Delegasi FEHBi Unimus terdiri atas Dekan, Wakil Dekan, GPM (Gugus Penjamin Mutu), para Ketua Program Studi, dan Sekretaris Program Studi di lingkungan FEHBi Unimus. Konferensi internasional ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk bertukar gagasan, mempresentasikan hasil penelitian, serta mendiskusikan berbagai isu terkini di bidang ekonomi, manajemen, dan akuntansi. Beragam topik strategis yang dibahas diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus menghasilkan solusi inovatif dalam menjawab tantangan global. Partisipasi FEHBi Unimus dalam ICEMA 2026 juga menjadi momentum untuk memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan institusi, baik dari dalam maupun luar negeri. Melalui forum ilmiah ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang berkelanjutan dalam bidang penelitian, publikasi bersama, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Dekan FEHBi Unimus menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam konferensi internasional merupakan bagian dari upaya fakultas untuk terus meningkatkan budaya akademik dan kualitas luaran penelitian. Selain memperoleh wawasan baru dari para pakar dan peneliti, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat eksistensi FEHBi Unimus di kancah internasional. Melalui keikutsertaan dalam The 2nd International Conference on Economics, Management, and Accounting (ICEMA) 2026, FEHBi Unimus berharap dapat terus memperluas kolaborasi akademik, meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan pendidikan tinggi yang berdaya saing global.
FEHBi dan Prodi S1 Akuntansi Unimus Raih Peringkat Pertama Audit Mutu Internal Unimus Terbaik Tahun 2025/2026

Semarang – Fakultas Ekonomi Hukum dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun Akademik 2025/2026. Dalam ajang apresiasi tersebut, FEHBi Unimus berhasil meraih Peringkat Pertama Audit Mutu Non Akademik Internal (AMNAI), sementara Program Studi S1 Akuntansi FEHBi Unimus berhasil meraih Peringkat Pertama Audit Mutu Akademik Internal (AMAI). Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung pada rangkaian Rapat Kerja Tahunan (RAKERTA) UNIMUS yang diselenggarakan di Hotel Griya Persada Bandungan, Kabupaten Semarang, pada Jumat, 31 Juli 2026. RAKERTA menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan arah kebijakan strategis universitas dalam meningkatkan mutu tata kelola, layanan, dan kualitas akademik secara berkelanjutan. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen FEHBi Unimus dalam menerapkan budaya mutu di seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi. Keberhasilan meraih peringkat pertama pada kategori Audit Mutu Non Akademik menunjukkan bahwa tata kelola fakultas, pelayanan, administrasi, serta sistem pendukung telah berjalan secara optimal sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan universitas. Di sisi lain, prestasi Program Studi S1 Akuntansi sebagai peraih Peringkat Pertama Audit Mutu Akademik mencerminkan konsistensi program studi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, mulai dari proses pembelajaran, kurikulum, tata kelola akademik, hingga penjaminan mutu yang berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan. Dengan diraihnya dua penghargaan bergengsi tersebut, FEHBi Unimus semakin menegaskan komitmennya sebagai fakultas yang unggul dalam tata kelola, inovatif dalam pengembangan pendidikan, serta konsisten mewujudkan budaya mutu yang berkelanjutan demi mendukung visi UNIMUS sebagai perguruan tinggi bereputasi nasional dan internasional.
FEHBi Unimus Laksanakan AMNAI 2026, Wujudkan Tata Kelola Fakultas yang Bermutu dan Berkelanjutan

Semarang – Fakultas Ekonomi Hukum dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) melaksanakan kegiatan Audit Mutu Non Akademik Internal (AMNAI) Tahun 2026 pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di Ruang 720.2 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 Unimus, sebagai bagian dari komitmen dalam mewujudkan tata kelola fakultas yang berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan. Kegiatan audit dihadiri oleh jajaran pimpinan FEHBi Unimus bersama tim auditor internal Unimus. Tim auditor dipimpin oleh Ketua Auditor 1, Dr. Ns. M. Fathkul Mubin, M.Kep., Sp. Jiwa, didampingi Auditor 2, Dr. Erma Handarsari, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Wakil Dekan FEHBi Unimus, Dr. AM. Jumai, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan AMNAI merupakan bagian penting dari upaya fakultas dalam memastikan seluruh aspek tata kelola non akademik berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan. Audit ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengidentifikasi berbagai kekuatan serta peluang perbaikan sehingga pelayanan kepada sivitas akademika dapat terus ditingkatkan. Sementara itu, Ketua Auditor 1, Dr. Ns. M. Fathkul Mubin, M.Kep., Sp. Jiwa, menegaskan bahwa AMNAI tidak hanya berfungsi sebagai proses pemeriksaan administrasi, tetapi juga sebagai pendampingan bagi unit kerja dalam membangun budaya mutu yang berkesinambungan. Melalui audit ini diharapkan setiap temuan dapat menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut yang efektif demi peningkatan kualitas tata kelola institusi. Selama proses audit, tim auditor melakukan peninjauan terhadap berbagai dokumen dan implementasi sistem penjaminan mutu non akademik di lingkungan FEHBi Unimus. Audit berlangsung secara objektif, konstruktif, dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh unsur yang berkaitan dengan pengelolaan fakultas. Melalui pelaksanaan AMNAI Tahun 2026, FEHBi Unimus kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sistem penjaminan mutu internal yang berkelanjutan. Hasil audit diharapkan menjadi landasan strategis bagi fakultas untuk terus meningkatkan kualitas layanan, efektivitas tata kelola, serta mendukung pencapaian visi Universitas Muhammadiyah Semarang sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.
Audiensi BEM FEHBi Unimus Bersama Pimpinan Fakultas, Perkuat Sinergi dan Serap Aspirasi Mahasiswa

Semarang, 27 Juli 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis (FEHBi) Universitas Muhammadiyah Semarang menggelar Audiensi Kajian Serap Aspirasi Mahasiswa bersama pimpinan fakultas pada Senin, 27 Juli 2026 di Ruang 720.2 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 Unimus. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun tata kelola fakultas yang partisipatif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Audiensi dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, para Ketua Program Studi, Kepala Tata Usaha, para penanggung jawab unit di lingkungan FEHBi Unimus, serta Ketua dan anggota BEM FEHBi Unimus. Forum ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Kajian Serap Aspirasi Mahasiswa yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh BEM FEHBi Unimus untuk menghimpun berbagai masukan, harapan, dan kebutuhan mahasiswa terkait layanan akademik, fasilitas, serta pengembangan kemahasiswaan. Dalam sambutannya, Dekan FEHBi Unimus, Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas inisiatif BEM yang telah menjalankan fungsi representasi mahasiswa secara baik melalui kajian yang sistematis. Menurutnya, forum dialog seperti ini menjadi sarana penting dalam memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan pimpinan fakultas. Suasana audiensi berlangsung hangat, terbuka, dan penuh semangat kolaborasi. Ketua BEM FEHBi Unimus, Qori Nur Hidayat memaparkan hasil kajian yang memuat berbagai aspirasi mahasiswa, mulai dari peningkatan fasilitas pembelajaran, optimalisasi pelayanan akademik, pengembangan kegiatan kemahasiswaan, hingga penguatan komunikasi antara mahasiswa dengan pihak fakultas. Selain menyampaikan berbagai masukan, BEM juga menawarkan sejumlah rekomendasi dan solusi yang realistis sebagai bentuk kontribusi aktif mahasiswa dalam mendukung kemajuan FEHBi Unimus. Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, pimpinan fakultas memberikan penjelasan terhadap sejumlah isu yang disampaikan sekaligus menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai usulan berdasarkan skala prioritas. Fakultas juga akan memperkuat koordinasi dengan program studi dan unit terkait agar berbagai kebutuhan mahasiswa dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan. Melalui forum ini, BEM FEHBi Unimus menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis fakultas dalam menyampaikan aspirasi mahasiswa secara objektif, santun, dan solutif. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan lingkungan akademik yang semakin nyaman, berkualitas, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang. Audiensi Kajian Serap Aspirasi Mahasiswa ini menjadi bukti bahwa budaya dialog, kolaborasi, dan semangat kebersamaan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola fakultas yang adaptif, inklusif, serta berorientasi pada pelayanan terbaik bagi seluruh mahasiswa FEHBi Unimus.
Lingkungan Bersih Cerminkan Pola Hidup Sehat, TIM PPK Ormawa IMM Al Haytham Unimus Edukasi Pemilahan Sampah Rumah Tangga di Pringapus

SEMARANG, 05 Juli 2026 — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) PK IMM Al Haytham Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) sukses menggelar program perdana bertajuk PILAR PRINGAPUS (Pilah Limbah Rumah Tangga) pada Minggu, 5 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini dilaksanakan di kediaman Ketua RT 06 RW 02, Kelurahan Pringapus, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, dan dihadiri oleh 28 warga setempat. Program PILAR PRINGAPUS merupakan bagian dari program besar LENTERA (Lele Sejahtera) — sebuah inisiatif terpadu yang mengintegrasikan pengelolaan sampah organik dengan pengembangan budidaya ikan lele berbasis sistem bioflok di Kelurahan Pringapus. Program ini lahir dari keprihatinan atas tingginya volume timbulan sampah di kelurahan tersebut yang diperkirakan mencapai 1—3 ton per hari, dengan sekitar 60 persen di antaranya berupa sampah organik rumah tangga yang belum dikelola secara optimal. Kegiatan diisi dengan sesi edukasi dan diskusi interaktif bersama narasumber, Dr. Eko Yulianto, M.Pd., yang menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya sebagai kunci utama pengelolaan lingkungan yang sehat. Ia menyoroti bahwa sampah yang sudah tercampur tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga menyulitkan proses daur ulang maupun pemanfaatan lebih lanjut. “Dirimu adalah lingkunganmu. Sesederhana apapun, yang penting bersih,” ujar Dr. Eko Yulianto, menegaskan bahwa perubahan perilaku dalam mengelola sampah tidak memerlukan infrastruktur besar — cukup dimulai dari kesadaran dan komitmen individu. Dalam paparannya, Dr. Eko Yulianto menyampaikan empat langkah strategis yang dapat diterapkan oleh masyarakat, yakni pembentukan bank sampah di tingkat lingkungan, penerapan sistem pemilahan sampah organik dan anorganik secara konsisten, kolaborasi dengan pengepul lokal sebagai sumber pendapatan kas komunitas, serta penguatan komitmen kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sesi tanya jawab bersama warga semakin memperkaya jalannya diskusi. Warga mengungkapkan bahwa Kelurahan Pringapus sebenarnya telah memiliki bank sampah yang telah berjalan selama dua tahun. Bahkan, komunitas telah menerapkan sistem denda sebesar Rp2.000 setiap dua minggu — atau Rp4.000 per bulan — bagi warga yang tidak menyetorkan sampah sesuai jadwal yang disepakati. Praktik ini dinilai efektif dalam mendorong partisipasi aktif dan tanggung jawab bersama warga terhadap lingkungannya. Kegiatan ini merupakan implementasi perdana dari serangkaian program yang akan terus bergulir, termasuk MAGGOT AQUAFEED, DESALE (Demo Masak Lele), dan LELADA (Lele Lezat Anak Desa) — keempat program yang dirancang untuk mewujudkan Kelurahan Pringapus sebagai Desa Wirausaha yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Program LENTERA sendiri berada di bawah bimbingan Dosen Pendamping Dr. Siti Aminah, S.TP, M.Si., dan didukung penuh oleh Pemerintah Kelurahan Pringapus serta berbagai mitra strategis.
PPK Ormawa IMM Al Haytham Gandeng Mitra Bank Sampah Resik Sejahtera Kelurahan Sambiroto untuk Sinergikan Program Pengabdian Masyarakat

Kabupaten Semarang – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Al Haytham Universitas Muhammadiyah Semarang menggelar Program Maggot aquafed I yang berfokus pada Pelatihan Pembudidayaan maggot dari telur hingga panen di Kantor Kelurahan Pringapus, Kabupaten Semarang (12/ 7). Program pelatihan ini menjadi langkah kedua Upaya PPK Ormawa IMM Al Haytham memperkuat outcome yang akan dicapai yaitu, Pengembangan usaha budidaya lele dengan integrasi pengolahan sampah organic dalam mendukung efisiensi pakan. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di kabupaten atau kota setidaknya menerima sekitar 850-900 ton sampah setiap hari, yang tentunya menjadi sebuah tantangan dalam proses pengolahan sampah yang dihasilkan. Pemerintah tentunya telah melakukan berbagai Upaya untuk mengelola sampah, seperti meningkatkan kesadaran masyrakat, mengembangkan sistem pengangkutan cerdas, dan mengubah system open dumping menjadi sanitary landfill. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan warga kelurahan pringapus hingga jajaran pengurus kelurahan pringapus Kabupaten Semarang. Dalam rangkaian pembukaan penyelenggaraan pelatihan ini Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa IMM Al Haytham IMMawan Haidar Adnan menyampaikan apresiasi yang sangat terhadap sambutan hangat warga kelurahan pringapus yang berpartisipatif dalam pelaksanaan program kerja maggot aquafeed I. Selama pelaksanaan, warga dan jajaran Kelurahan Pringapus memperoleh materi yang disampaikan oleh Bapak Suparno Pengurus Bank Sampah Resik Sejahtera kelurahan sambiroto Kecamatan Tembalang memaparkan Mengolah Sampah Organik dengan Maggot (Black Soldier Fly) BSF. Saat penyampaian materi, Bapak Suparno menyampaikan peluang yang sangat menjanjikan dalam budidaya maggot berbagai hal diantaranya, sebagai bahan baku alternatif pakan ikan dan unggas, dapat diproduksi secara kuantitas tanpa membutuhkan lahan yang luas, waktu panen yang relative cepat dengan rentang dalam 15-20 hari, saling berkesinambungan, bisa digunakan sebagai pakan fresh ataupun tepung serta dried maggot dan peluang terakhir dama budidaya maggot ini tentunya tak butuh modal besar yang perlu dianggarkan. Berbagai peluang yang nampak dalam budidaya, tentunya terdapat tantangan yaitu, tidak semua orang berani memulung sampah khususnya sampah sisa dapur dan sampah di Indonesia rata-rata belum terpilah. Rangkaian materi tersebut yang juga disambung dengan diskusi serta melihat langsung siklus kehidupan maggot dari tahap telur sampai bentuk lalat BSF, yang tentunya mempunyai potensi utama sebagai pengurai bahan organik yang sangat efektif terutama dalam mengurangi jumlah sampah dapur organik rumah tangga oleh warga. Melalui penyelenggaraan Pelatihan Budidaya maggot ini diharapkan menjadi langkah mengurangi sampah organik limbah dapur rumah tangga untuk lahirnya ekosistem masyarakat peduli lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus menjadi wadah pembelajaran bersama antar Mahasiswa Tim Pelaksana PPK Ormawa IMM Al Haytam dan Warga Kelurahan Pringapus. Selaras dengan semangat Tim Pelaksana untuk mewujudkan “Lentera : Cahaya Ekonomi Desa”.