FGD Strategi Meningkatkan Keunggulan Kompetitif FEHBI UNIMUS

Dalam upaya memperkuat arah pengembangan kelembagaan, Fakultas Ekonomi Hukum dan Bisnis (FEHBI) Universitas Muhammadiyah Semarang menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Strategi Meningkatkan Keunggulan Kompetitif FEHBI UNIMUS yang di laksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026, bertempat di Ruang 725 Lantai 7 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 UNIMUS. FGD diikuti oleh pimpinan fakultas, pimpinan program studi, serta penanggung jawab (PJ) Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) dan kurikulum di lingkungan FEHBI. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi FEHBI dalam merumuskan langkah-langkah strategis pasca transformasi kelembagaan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menjadi Fakultas Ekonomi, Hukum dan Bisnis (FEHBI). Acara dibuka oleh Dr. Andwiani Sinarasri, M.Si (Dekan FEHBI), dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Prof. Dr. Dwi Cahyono, M.Si., Ak atas kesediaan hadir memberikan wawasan, pendampingan, serta kontribusi pemikiran bagi kemajuan FEHBI. Pada kesempatan tersebut, Dekan juga memperkenalkan jajaran pimpinan fakultas beserta dosen-dosen FEHBI sebagai bagian dari penguatan sinergi akademik dalam membangun fakultas yang adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam sambutannya, Dr. Andwiani Sinarasri, M.Si (Dekan FEHBI) menegaskan bahwa perubahan nomenklatur fakultas menjadi FEHBI bukan sekadar perubahan nama, melainkan sebuah transformasi besar yang menuntut penyesuaian menyeluruh terhadap visi, misi, tujuan, dan arah strategis fakultas. Oleh karena itu, FEHBI memandang perlu dilakukan peninjauan serta revisi yang komprehensif agar rumusan kebijakan akademik dan pengembangan institusi semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dunia industri, dan tantangan global. “Perubahan ini menjadi titik awal bagi FEHBI untuk menyusun fondasi yang lebih kuat. Kami berharap melalui proses perumusan visi, misi, tujuan, serta strategi pengembangan yang tepat, FEHBI UNIMUS dapat tumbuh menjadi fakultas yang semakin maju, unggul, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Dr. Andwiani Sinarasri, M.Si. Dalam sesi diskusi Prof. Dr. Dwi Cahyono, M.Si., Ak memaparkan berbagai isu strategis secara komprehensif, mulai dari tantangan ekonomi yang tengah dihadapi Indonesia, dinamika perubahan kebutuhan dunia kerja, hingga persoalan kesenjangan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri. Beliau menekankan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu mencetak sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, memiliki karakter kuat, serta relevan dengan perkembangan zaman. Diskusi berlangsung aktif dan produktif dengan melibatkan pimpinan fakultas, pimpinan program studi dan penanggung jawab VMTS serta Kurikulum dalam merumuskan gagasan-gagasan strategis bagi pengembangan fakultas ke depan. Melalui FGD ini, FEHBI UNIMUS diharapkan mampu melahirkan arah kebijakan yang lebih tajam, memperkuat positioning institusi, serta menghadirkan keunggulan kompetitif yang menjadi ciri khas dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang ekonomi, hukum, dan bisnis. Dengan semangat transformasi dan kolaborasi, FEHBI UNIMUS optimis dapat terus berkembang menjadi fakultas yang unggul, berkemajuan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pelantikan dan Penyerahan SK Pejabat Struktural Universitas Muhammadiyah Semarang

Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menyelenggarakan kegiatan Pelantikan dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pejabat Struktural pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 8 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 UNIMUS dengan suasana khidmat dan penuh makna. Dalam kesempatan tersebut, pejabat struktural di lingkungan Fakultas Ekonomi Hukum dan Bisnis (FEHBI) UNIMUS turut resmi dilantik. Adapun pejabat yang dilantik yaitu Ketua Program Studi S2 Magister Manajemen, Dr. Firdaus, S.M., M.M., CNPHRP., CPS serta Ketua Program Studi S1 Hukum Bisnis, Dr. Aris Septiono, S.H., M.H., LL.M. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola kelembagaan serta peningkatan kualitas akademik di lingkungan UNIMUS, khususnya di Fakultas Ekonomi Hukum dan Bisnis. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi, serta mampu membawa program studi menjadi lebih unggul, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Campus Visit: SMK Muhammadiyah Cimanggu Kunjungi Universitas Muhammadiyah Semarang

SMK Muhammadiyah Cimanggu, Kabupaten Cilacap melaksanakan kegiatan Campus Visit ke Universitas Muhammadiyah Semarang pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 8 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 UNIMUS dan menjadi sarana edukatif untuk mengenalkan dunia perkuliahan sejak dini. Kunjungan ini disambut langsung oleh Wakil Rektor IV UNIMUS, Muhammad Yusuf, S.STPi., M.Si., Ph.D., bersama Tim Admisi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIMUS. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya mempersiapkan masa depan melalui pendidikan tinggi serta memperkenalkan keunggulan UNIMUS sebagai kampus unggul. Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIMUS, kegiatan ini diwakili oleh Dr. Dyah Nirmala Arum Janie,S.E., M.Si., Ak. yang memberikan pemaparan mengenai lingkungan akademik dan fasilitas pembelajaran di FEB UNIMUS. Penyampaian dilakukan secara menarik melalui campus tour yang disiarkan langsung menggunakan platform TikTok. Melalui siaran langsung tersebut, para siswa diajak mengenal lebih dekat gedung perkuliahan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMUS, mulai dari sarana dan prasarana, ruang kelas, ruang administrasi, hingga ruang dosen. Pendekatan ini memberikan pengalaman virtual yang interaktif dan modern dalam memperkenalkan suasana kampus. Kegiatan Campus Visit ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi dan semangat belajar siswa SMK Muhammadiyah Cimanggu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, serta memberikan gambaran nyata tentang kehidupan kampus di UNIMUS.
Workshop Penyusunan Kurikulum OBE Hukum Bisnis FEB UNIMUS: Menjawab Tantangan Industri di Era Digital

Program Studi S1 Hukum Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEB UNIMUS) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyelenggaraan Workshop Penyusunan Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE). Kegiatan yang mengusung tema “Penyusunan Kurikulum Program Studi S1 Hukum Bisnis Berbasis Outcome Based Education (OBE) sesuai Kompetensi dan Kebutuhan Industri di Era Digital” ini dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Ruang Rapat lantai 2 Gedung Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Workshop ini menjadi momentum strategis bagi pengembangan kurikulum yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja serta perkembangan industri digital. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antar perguruan tinggi dalam rangka peningkatan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang hukum bisnis. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan FEB UNIMUS, Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini serta harapan besar terhadap pendampingan yang diberikan oleh pihak FHIP UMS. Ia menekankan pentingnya arahan, review, dan pendampingan berkelanjutan dalam proses penyusunan kurikulum, sehingga Program Studi S1 Hukum Bisnis dapat berkembang menjadi lebih baik dan mampu mencetak lulusan yang unggul. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan FHIP UMS atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin. Sambutan sekaligus penyampaian materi utama disampaikan oleh Dekan FHIP UMS, Prof. Dr. Kelik Wardiono, S.H., M.H. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa kurikulum tidak sekadar menjadi dokumen administratif dalam proses pembelajaran, melainkan merupakan blueprint yang menentukan arah dan kualitas output sebuah lembaga pendidikan. Ia menyoroti bahwa tujuan pendidikan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang memperoleh ijazah, tetapi juga membentuk manusia yang memiliki nilai kemanusiaan, rasionalitas, dan kesadaran sebagai subjek hukum. Lebih lanjut, Prof. Kelik menjelaskan bahwa kurikulum harus dirancang secara serius dan substantif agar mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat dan pengguna lulusan. Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam pembelajaran hukum, sehingga lulusan tidak hanya memahami aspek normatif, tetapi juga mampu melihat hukum sebagai instrumen yang berorientasi pada keadilan dan kemanusiaan. Dalam sesi inti workshop, dibahas berbagai pokok penting terkait penyusunan kurikulum S1 Hukum Bisnis berbasis OBE. Salah satu fokus utama adalah perbedaan mendasar antara program studi S1 Hukum secara umum dengan S1 Hukum Bisnis. Perbedaan nomenklatur tersebut harus diikuti dengan perbedaan kompetensi dan profil lulusan yang dihasilkan. S1 Hukum Bisnis dituntut memiliki keunggulan khusus, terutama dalam memahami dinamika bisnis, termasuk bisnis digital. Selain itu, dibahas pula perbedaan antara hukum bisnis konvensional dan hukum bisnis digital, yang menjadi semakin relevan di era transformasi digital saat ini. Hal ini menuntut kurikulum yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga mampu menjawab tantangan praktik di lapangan. Prof. Kelik juga menekankan bahwa keberhasilan kurikulum tidak diukur dari tingkat kelulusan semata, melainkan dari sejauh mana lulusan mampu memberikan manfaat nyata sesuai dengan profil yang telah dirancang, terutama dalam kurun waktu 2–3 tahun setelah lulus. Oleh karena itu, penentuan profil lulusan menjadi aspek krusial sebagai inti dari pengembangan kurikulum. Dalam sesi review, berbagai masukan strategis disampaikan untuk penyempurnaan kurikulum. Di antaranya adalah pentingnya membedakan antara visi kelembagaan dan visi keilmuan, penyesuaian kebutuhan pada tingkat fakultas dan program studi, serta mempertimbangkan profesi advokat sebagai bagian dari profil lulusan. Tidak hanya itu, aspek kewirausahaan juga menjadi sorotan utama. Program studi didorong untuk menonjolkan semangat legal entrepreneur, yaitu lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja. Hal ini sejalan dengan kebutuhan industri yang semakin dinamis dan kompetitif. Penguatan karakter lulusan sebagai penegak hukum yang bereputasi internasional, berbasis teknologi, serta berlandaskan nilai-nilai Islam juga menjadi poin penting dalam penyusunan kurikulum. Kurikulum diharapkan mampu merepresentasikan seluruh karakter tersebut secara utuh dan terintegrasi. Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam menghasilkan kurikulum S1 Hukum Bisnis yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Dengan pendekatan Outcome Based Education, FEB UNIMUS optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia industri serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Seleksi Internal KBMK UNIMUS 2026 Digelar, Siapkan Mahasiswa Berprestasi dan Kompetitif di Tingkat Nasional

Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi mahasiswa dengan menyelenggarakan Seleksi Internal Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026, bertempat di Ruang Rapat 720 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 UNIMUS. Seleksi internal ini menjadi tahapan strategis dalam menjaring mahasiswa terbaik yang akan mewakili UNIMUS pada ajang KBMK tingkat nasional. Dengan semangat kompetisi dan inovasi, kegiatan ini diikuti oleh 31 mahasiswa yang tergabung dalam 12 tim dari berbagai program studi di lingkungan universitas. Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak awal hingga akhir kegiatan, mencerminkan semangat generasi muda dalam berkompetisi dan berprestasi. Dalam seleksi ini, terdapat lima kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu Perencanaan Bisnis, Riset Investasi, Keuangan Audit Investigatif, Komersialisasi Riset dan Teknologi Tepat Guna, serta Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Masing-masing kategori menuntut kemampuan analisis, kreativitas, serta keterampilan presentasi yang mumpuni dari setiap tim. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan ide, gagasan, serta inovasi terbaik mereka di hadapan dewan juri yang merupakan dosen berpengalaman dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMUS. Adapun dewan juri terdiri dari: Suharti, SE., MM, Dr. Dyah Nirmala Arum Janie, SE., M.Si., Ak, Dedik Purwanto, SE., MM, Mohammad Ridwan, SE., M.Ak., Ak, dan Dr. Nur Muttaqien Zuhri, S.Pi., M.Si Proses penilaian dilakukan secara objektif dan komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting, seperti penguasaan materi, kemampuan komunikasi dan presentasi, kualitas argumentasi saat sesi tanya jawab, kekompakan tim, serta tingkat inovasi dan daya tarik ide yang disampaikan. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, berikut adalah hasil seleksi internal KBMK UNIMUS 2026: Bidang Perencanaan BisnisJuara 1: Orbit TeamJuara 2: Nexora Team Bidang Penulisan Karya Tulis IlmiahJuara 1: Risk Taker TeamJuara 2: Idea TeamJuara 3: Ibu Bumi Team Bidang Komersialisasi Riset dan Teknologi Tepat GunaJuara 1: Scavenger TeamJuara 2: Core Innovative Team Bidang Keuangan Audit InvestigatifJuara 1: Suspicious TeamJuara 2: Matahari Team Bidang Riset dan InvestasiJuara 1: Kinanti TeamJuara 2: Sih Utomo TeamJuara 3: Solihati Team Melalui kegiatan ini, UNIMUS berharap dapat melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi, berpikir kritis, serta mampu menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, ajang ini juga menjadi wadah pembinaan dan pengembangan potensi mahasiswa dalam bidang bisnis, manajemen, dan keuangan. Dengan semangat kolaborasi dan kompetisi yang sehat, para pemenang seleksi internal ini selanjutnya akan dipersiapkan secara intensif untuk menghadapi kompetisi KBMK tingkat nasional. Harapannya, mereka mampu membawa nama baik UNIMUS dan meraih prestasi gemilang di kancah yang lebih luas.
Sosialisasi Kode Etik FEB UNIMUS, Perkuat Budaya Akademik Berintegritas dan Religius

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan akademik yang unggul, kondusif, dan berkarakter melalui kegiatan Sosialisasi Kode Etik yang diselenggarakan pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang 725 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 UNIMUS dan diikuti oleh pimpinan serta seluruh dosen FEB UNIMUS. Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Rektor Nomor 015/UNIMUS/SK.KM/2025 tentang Kode Etik Mahasiswa. Regulasi tersebut bertujuan untuk menciptakan suasana kampus yang harmonis, religius, serta membentuk generasi intelektual muslim yang berakhlakul karimah. Melalui kegiatan ini, FEB UNIMUS berupaya memastikan bahwa seluruh civitas akademika, khususnya dosen, memahami dan turut mengimplementasikan nilai-nilai etika dalam proses pembelajaran maupun interaksi akademik. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor III UNIMUS, Dr. Eni Winaryati, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran dosen sebagai garda terdepan dalam pembinaan karakter mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa dosen tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing moral yang mampu memberikan motivasi, apresiasi, serta arahan kepada mahasiswa sebelum memulai proses pembelajaran. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Tim Kode Etik UNIMUS yang memberikan pemaparan komprehensif terkait implementasi kode etik di lingkungan kampus. M. Fatkhul Mubin, S.Kp., M.Kep., Sp.Kep.J., yang juga merupakan bagian dari Tim PPKPT UNIMUS, menjelaskan secara mendalam mengenai isu kekerasan di lingkungan pendidikan, termasuk upaya pencegahan dan penanganannya. Materi ini menjadi penting dalam rangka menciptakan ruang belajar yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Selanjutnya, Dr. Siti Aminah, S.TP., M.Si., memaparkan secara rinci mengenai substansi kode etik mahasiswa, mulai dari prinsip dasar, hak dan kewajiban, hingga sanksi yang diberlakukan. Penjelasan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi dosen dalam membimbing mahasiswa agar tetap berada dalam koridor etika akademik. Tidak hanya itu, Fitri Fatichatul Hidayah, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan (BAK) UNIMUS, turut menyampaikan materi terkait pengembangan prestasi mahasiswa. Ia menekankan bahwa pembinaan etika yang baik akan berjalan seiring dengan peningkatan prestasi mahasiswa, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dekan FEB UNIMUS dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa hasil dari sosialisasi ini akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan dan implementasi nyata di lingkungan fakultas, guna mencegah terjadinya pelanggaran di masa mendatang. Dengan terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Kode Etik ini, FEB UNIMUS berharap dapat memperkuat budaya akademik yang berlandaskan nilai-nilai etika, hukum, dan religiusitas. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan akhlak mulia.
FEB UNIMUS Gelar Sosialisasi KBMK 2026, Bekali Mahasiswa Siap Berprestasi di Tingkat Nasional

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan prestasi mahasiswa melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Kompetisi Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026 secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh mahasiswa UNIMUS dari berbagai program studi. Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor III UNIMUS, Dr. Eny Winaryati, M.Pd., serta dosen pembimbing KBMK yang akan berperan aktif dalam mendampingi mahasiswa selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi di tingkat nasional. Sebagai narasumber utama, FEB UNIMUS menghadirkan Kepala Subdirektorat Pengembangan Profesi dan Kewirausahaan Institut Teknologi Bandung (ITB), Sonny Rustiadi, S.E., M.BA., Ph.D., CBAP, CIP. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan informasi secara komprehensif mengenai pelaksanaan KBMK, meliputi tujuan penyelenggaraan, persyaratan peserta, mekanisme pendaftaran, hingga tahapan seleksi yang harus dilalui oleh para peserta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terkait KBMK serta mampu mempersiapkan diri secara optimal untuk berpartisipasi dan meraih prestasi di tingkat nasional. FEB UNIMUS juga menegaskan komitmennya dalam memberikan dukungan penuh melalui program pembinaan dan pendampingan intensif guna mencetak mahasiswa yang unggul, kompetitif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan di dunia akademik maupun profesional.
FEB UNIMUS Matangkan Persiapan S2 Magister Manajemen Lewat Workshop Strategis

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan tinggi dengan menggelar kegiatan Workshop Persiapan Operasional Program Studi S2 Magister Manajemen pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang 725 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 UNIMUS dan diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta tim pengembang program studi S2 Magister Manajemen. Workshop ini menghadirkan narasumber berpengalaman, Dr. Nuryakin, S.E., M.M., yang memberikan pemaparan komprehensif terkait persiapan operasional program studi magister. Dalam materinya, beliau menjelaskan berbagai aspek penting yang harus dipersiapkan, mulai dari penyusunan kurikulum, penguatan sumber daya manusia dosen, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung. Lebih lanjut, Dr. Nuryakin juga menekankan pentingnya penjaminan mutu dalam penyelenggaraan program studi S2, termasuk pemenuhan standar akreditasi serta implementasi sistem pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia juga memberikan berbagai best practice dari perguruan tinggi lain yang telah sukses mengelola program magister manajemen sebagai referensi bagi FEB UNIMUS. Kegiatan workshop ini berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta. Berbagai masukan, ide, dan strategi dibahas secara bersama guna menyempurnakan rencana operasional Program Studi S2 Magister Manajemen. Melalui kegiatan ini, FEB UNIMUS berharap dapat mematangkan seluruh persiapan sehingga Program Studi S2 Magister Manajemen dapat segera beroperasi secara optimal, menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan mampu berkontribusi secara nyata dalam dunia usaha dan industri. Dengan adanya workshop ini, FEB UNIMUS semakin mantap melangkah dalam memperluas kontribusinya di bidang pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai institusi yang adaptif dan berorientasi pada kualitas serta kebutuhan masa depan.
Perkuat Mutu Pendidikan, FEB UNIMUS Selenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum OBE

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Workshop Penyusunan Kurikulum OBE (Outcome Based Education). Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di Ruang 725 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 UNIMUS dengan diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, serta dosen di lingkungan FEB Unimus. Acara diawali dengan sambutan Dekan FEB UNIMUS, Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si., yang menegaskan pentingnya penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan besar agar melalui kegiatan ini dapat dilakukan evaluasi, perbaikan, sekaligus penyusunan kurikulum OBE yang berkualitas, sehingga ke depan mampu terwujud kurikulum yang semakin unggul dan berdaya saing. Sebagai pemateri utama, Dr. Nuryakin, S.E., M.M., memberikan pemaparan komprehensif terkait konsep dan implementasi Outcome Based Education. Dalam penjelasannya, beliau menguraikan bahwa OBE merupakan pendekatan pendidikan yang berfokus pada pencapaian kompetensi lulusan yang jelas dan terukur. Hal ini meliputi penyusunan profil lulusan, perumusan capaian pembelajaran, hingga penyelarasan antara metode pembelajaran, penilaian, dan evaluasi. Dr. Nuryakin juga menekankan pentingnya keterkaitan antara CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan), CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah), serta RPS (Rencana Pembelajaran Semester). Menurutnya, seluruh komponen tersebut harus dirancang secara sistematis dan terintegrasi agar mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis dan soft skills yang dibutuhkan di dunia kerja. Selain itu, beliau juga memberikan contoh implementasi OBE yang efektif, termasuk strategi pembelajaran aktif, penggunaan metode asesmen, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Peserta workshop pun terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, yang berlangsung interaktif dan penuh semangat. Kegiatan workshop ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada seluruh dosen dalam menyusun kurikulum berbasis OBE yang berkualitas. Dengan demikian, FEB UNIMUS dapat terus menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan di era globalisasi. Melalui kegiatan ini, FEB UNIMUS kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan serta berkontribusi dalam mencetak generasi profesional yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Panen Padi Perdana Prodi S1 Agribisnis FEB UNIMUS: Sinergi Kampus dan Petani Wujudkan Ketahanan Pangan Daerah

Program Studi S1 Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEB UNIMUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sektor pertanian melalui kegiatan Panen Padi Perdana bersama petani binaan. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 6 April 2026, bertempat di area persawahan Sidomakmur, Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini menjadi momen penting yang tidak hanya menandai keberhasilan program pembinaan petani oleh Prodi S1 Agribisnis FEB UNIMUS, tetapi juga sebagai bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan petani di daerah. Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak sejak awal kegiatan, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong antara akademisi dan masyarakat. Panen perdana ini merupakan hasil kolaborasi antara Prodi S1 Agribisnis FEB UNIMUS dengan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Sidomakmur Desa Tambaksari Kabupaten Kendal. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, hingga para Dekan dan Kepala Lembaga di lingkungan Unimus. Turut hadir pula Wakil Bupati Kendal, H. Benny Karnadi, S.Ag., beserta jajaran pemerintah daerah yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Selain itu, hadir pula Kepala Desa Tambaksari Imam Sudibyo, S.Psi, Camat Rowosari Mahmud Ekono Saputro, S.STP., Ketua PCM Rowosari Drs. H. Jumali, serta Ketua PDM Kabupaten Kendal KH. Ihsan Intizam, LC., M.Ag., yang semakin memperkuat sinergi antara berbagai pihak. Dalam laporannya, Ketua Program Studi S1 Agribisnis FEB UNIMUS, Wahyu Imam Santoso, S.TP., M.P, menyampaikan bahwa hasil panen perdana mencapai kurang lebih 2,5 ton padi varietas Inpari 32 dari lahan seluas sekitar 3.840 meter persegi. Capaian ini menjadi indikator positif dari keberhasilan program pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Prodi Agribisnis FEB UNIMUS. Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang, Prof. Dr. H, Masrukhi, M.Pd menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. beliau menilai bahwa Panen Padi Perdana ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi, S.Ag juga mengapresiasi langkah Prodi S1 Agribisnis FEB UNIMUS dalam membina petani secara langsung. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta mewujudkan kemandirian pangan daerah. “Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh UNIMUS, khususnya Prodi Agribisnis, dalam membina petani dan memberikan pendampingan secara langsung. Ini adalah contoh sinergi yang sangat baik dan perlu terus didorong untuk kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Kendal,” ungkapnya. Sebagai bagian dari penguatan kerja sama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Prodi S1 Agribisnis FEB UNIMUS dengan Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) dan Gabungan Kelompok Tani GAPOKTAM Sidomakmur Desa Tambaksari Rowosari, Kendal. Langkah ini diharapkan mampu memperluas dampak program pembinaan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dengan terselenggaranya Panen Padi Perdana ini, Prodi S1 Agribisnis FEB UNIMUS diharapkan terus berperan aktif dalam menciptakan inovasi dan solusi di bidang pertanian. Tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kemampuan praktis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat diharapkan semakin solid. Kolaborasi ini diyakini mampu mendorong terciptanya sistem pertanian yang berkelanjutan, produktif, dan berdaya saing tinggi, baik di tingkat lokal maupun nasional, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan Indonesia.