Skip to main content

Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis Unimus

FEB Unimus Gelar Kuliah Umum “Improving Gen-Z’s Independence in Digital Era”, Hadirkan Dua Narasumber Ternama

Semarang, 13 November 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali menggelar kegiatan Kuliah Umum dengan tema “Improving Gen-Z’s Independence in Digital Era”. Acara ini berlangsung di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) II Unimus dan menghadirkan dua narasumber ternama, yakni Dr. Hendrar Prihadi, S.E., M.M. dan Dr. Yulianti, S.E., S.H., CPA., ASEAN CPA., MBA., M.Si., C.A., CPI., CRP., CGAA., BKP-C, Advokat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, meliputi Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, dan Wakil Rektor IV, serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Wakil Dekan, para dosen, dan seluruh mahasiswa semester 1 Program Studi S1 Manajemen dan S1 Akuntansi FEB Unimus. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Unimus yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. Budi Santosa, M.Si., Med. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi inisiatif FEB Unimus dalam menyelenggarakan kegiatan akademik yang berorientasi pada penguatan kompetensi mahasiswa di era digital. “Generasi Z harus memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan mandiri agar mampu bersaing di tengah perubahan teknologi yang begitu cepat,” ujarnya. Sebagai narasumber pertama, Dr. Hendrar Prihadi, S.E., M.M. menyampaikan materi bertajuk “Membangun Kemandirian Gen-Z yang Adaptif di Era Digitalisasi.” Ia menekankan pentingnya karakter, inovasi, dan kolaborasi sebagai kunci menghadapi era digital. Menurutnya, kemandirian bukan hanya kemampuan berdiri sendiri, tetapi juga kemampuan memanfaatkan peluang teknologi untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Sementara itu, Dr. Yulianti, S.E., S.H., CPA., ASEAN CPA., MBA., M.Si., C.A., CPI., CRP., CGAA., BKP-C, Advokat membawakan materi bertajuk “Kemandirian Profesional Gen-Z: Karier Lintas Disiplin Keuangan dan Pajak di Era Digital.” Beliau menyoroti pentingnya kompetensi lintas bidang di sektor keuangan dan perpajakan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk menunjang karier profesional di masa depan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa FEB Unimus diharapkan dapat memperluas wawasan, menumbuhkan semangat kemandirian, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang adaptif, profesional, dan berintegritas tinggi di tengah pesatnya transformasi digital. Antusiasme peserta tampak jelas sepanjang acara berlangsung. Mahasiswa aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan semangat belajar serta kepedulian terhadap pengembangan diri di era digitalisasi.

FEB, FIPH, dan Pascasarjana UNIMUS Jalin Kerja Sama Offshore PhD dengan UMAM Malaysia

Semarang, 11 November 2025 — Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) dan Penandatanganan Implementation of Agreement (IA) bersama Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat rencana kolaborasi Program Doktor Luar Negeri (Offshore PhD Program) yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas akademik dan kualitas riset lintas negara. FGD dan penandatanganan perjanjian ini dipimpin oleh Wakil Rektor IV UNIMUS, Associate Professor Muhammad Yusuf, Ph.D, serta dihadiri oleh sejumlah pimpinan akademik dari kedua universitas. Dari pihak UNIMUS turut hadir Dr. Dodi Mulyadi, M.Pd selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora (FIPH), Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Dr. Ir. Rahayu Astuti, M.Kes. selaku Direktur Program Pascasarjana UNIMUS. Sementara dari pihak UMAM hadir Associate Professor Dwi Santoso, Ph.D yang juga bertindak sebagai Coordinator Offshore PhD Program. Melalui kegiatan ini, kedua institusi membahas secara mendalam rancangan kerja sama akademik yang mencakup joint supervision (bimbingan bersama) antara dosen pembimbing UNIMUS dan UMAM, penyelarasan kurikulum, serta mekanisme pengakuan akademik bersama. Implementasi kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperluas kesempatan studi lanjut bagi sivitas akademika UNIMUS, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengetahuan dan penelitian yang lebih luas di tingkat internasional. Selain membahas aspek akademik, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan kelembagaan antar kedua universitas Muhammadiyah di kawasan Asia Tenggara. Langkah ini sekaligus menandai tahap kedua dari kemitraan strategis UNIMUS dan UMAM, setelah sebelumnya kedua pihak sukses melaksanakan berbagai program bersama seperti pertukaran akademik, kegiatan visiting professor, dan pengembangan kapasitas dosen. Dengan adanya Implementation of Agreement (IA) ini, diharapkan kolaborasi antara UNIMUS dan UMAM dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi global, unggul, dan berkarakter Islami.

Prodi S1 Manajemen FEB Unimus Hadirkan Pakar Kewirausahaan dalam Program Visiting Professor

Semarang – Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEB Unimus) kembali menyelenggarakan kegiatan Visiting Professor sebagai salah satu program unggulan dalam memperkuat wawasan akademik dan keterampilan praktis mahasiswa. Pada kesempatan kali ini, tema yang diangkat adalah “Business Model Canvas sebagai Panduan Strategis Mengembangkan Usaha Berbasis Bootstrapping”, yang relevan dengan semangat kewirausahaan di era modern. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 1 Gedung Kuliah Bersama 3 (GKB 3) Universitas Muhammadiyah Semarang ini menghadirkan narasumber ahli, Prof. Dr. Christina Whidya Utami, M.M., CLC., CPM (A) dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Acara diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 3 Program Studi S1 Manajemen FEB Unimus Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Christina menjelaskan bahwa Business Model Canvas (BMC) merupakan alat strategis yang sangat efektif dalam membantu pengusaha merancang, menganalisis, dan mengembangkan model bisnis secara menyeluruh. “Melalui BMC, mahasiswa dan calon wirausahawan dapat memahami bagaimana setiap elemen bisnis saling berhubungan sehingga menghasilkan nilai yang berkelanjutan bagi pelanggan maupun perusahaan,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya pemahaman sembilan elemen utama BMC, yakni customer segment, value proposition, channels, customer relationship, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Menurutnya, kesembilan aspek ini menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan bisnis yang rasional dan efisien, terutama bagi wirausahawan muda yang memulai usaha dengan keterbatasan modal atau menggunakan pendekatan bootstrapping Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan studi kasus bisnis yang melibatkan partisipasi aktif mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak untuk mengidentifikasi dan merancang model bisnis sederhana berdasarkan ide-ide kreatif mereka sendiri. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unimus, Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan bahwa program Visiting Professor menjadi wadah penting dalam mewujudkan visi fakultas untuk mencetak lulusan yang berkarakter, inovatif, dan berdaya saing global. Kegiatan Visiting Professor ini merupakan bagian dari upaya program studi untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa serta memperluas jejaring akademik dengan para pakar dan praktisi dari berbagai universitas. “Kami berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik kewirausahaan nyata,” tuturnya. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama antara narasumber, dosen, dan seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa FEB Unimus semakin termotivasi untuk mengembangkan ide-ide bisnis kreatif dan inovatif dengan pendekatan strategis yang terarah.

PWA Jateng Bersama FEB Unimus Gelar Sekolah Wirausaha untuk Perempuan Aisyiyah se-Jawa Tengah

Semarang — Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali menyelenggarakan Program Sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA). Kegiatan ini diikuti oleh 142 peserta dari cabang Aisyiyah, yaitu Tegal, Sukoharjo, Cilacap, Rembang, Kendal, dan Purworejo. Ketua panitia, Ayu Noviani Hanum, S.E., M.Si., Akt., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini mencakup 5 sesi capacity building, di antaranya materi keaisyiyahan dan pelatihan keterampilan. Ia berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan secara aktif sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh mampu mendorong lahirnya wirausaha baru di lingkungan Aisyiyah. “Kami berharap para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan, tetapi juga termotivasi untuk menjadi pelaku usaha yang tangguh dan berdaya saing di lingkup Aisyiyah,” ujar Ibu Ayu. Sementara itu, Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si Dekan FEB Unimus, dalam sambutannya menyambut hangat seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah. “Kerja sama antara FEB Unimus dan PWA Jateng ini telah terjalin cukup lama dan selalu menghasilkan output yang positif. Semoga kegiatan ini semakin bermanfaat, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan perempuan,” ungkapnya.Beliau juga memberikan semangat kepada peserta agar antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama empat minggu ke depan. Acara secara resmi dibuka oleh Dr. Eka Handriyani, S.E., M.M. Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PWA Jawa Tengah. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Program Sekolah Wirausaha merupakan bentuk nyata komitmen Aisyiyah dalam mendorong perempuan agar mampu berdaya dan berwirausaha dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam. “Melalui sekolah wirausaha ini, kami berharap lahir perempuan-perempuan tangguh yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” tutur Ibu Eka sebelum membuka acara dengan bacaan Bismillahirrahmanirrahim. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dua sesi pembekalan. Sesi pertama menghadirkan Dr. Haerudin, MT, Dosen FEB Unimus sekaligus Ketua Lembaga Kajian Halal Unimus, yang membawakan materi bertema “Membangun Mental dan Spiritual Kewirausahaan”. Sesi ini menekankan pentingnya fondasi nilai dan etika Islam dalam membentuk karakter wirausaha yang berintegritas. Sesi kedua diisi oleh Andika Baskara, S.E., M.M dan Dr. Nur Mutaqien Zuhri, yang mengajak peserta melakukan main mapping kewirausahaan. Sesi interaktif ini membantu peserta mengenali potensi diri, peluang usaha, serta strategi pengembangan bisnis sesuai karakteristik daerah masing-masing. Dengan semangat kolaborasi antara PWA Jateng dan FEB Unimus, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem wirausaha perempuan berbasis nilai Islam di Jawa Tengah.

Tim PKM Internasional Prodi S1 Manajemen FEB Unimus Beri Edukasi bagi Anak Migran Indonesia di Malaysia

Hulu Langat, Ampang, Malaysia — 31 Oktober 2025Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEB Unimus) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertajuk “Introduction to technology and its impact on the Indonesia migran chilidren in malaysia.” Kegiatan ini diselenggarakan di Sekolah Indonesia SB Pandan Jaya, Hulu Langat, Ampang, Malaysia (Koordinat: 3.134073, 101.736885) dengan melibatkan tim dari Prodi S1 Manajemen FEB Unimus yang terdiri dari dua dosen, yaitu Dr. Firdaus, S.E., M.M., CNPHRP,CPS dan Andro Dewantara, S.M., M.M., serta satu mahasiswa, Ameda Choirul Nisa. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai teknologi digital kepada anak-anak migran Indonesia yang menempuh pendidikan di Malaysia, serta memperkenalkan dampak positif dan negatif penggunaan teknologi di usia dini. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, para peserta diajak memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung proses belajar, kreativitas, dan pengembangan diri. Selain itu, tim dosen juga memberikan wawasan kepada para guru dan orang tua terkait pentingnya pendampingan penggunaan teknologi agar anak-anak tetap aman dari pengaruh negatif dunia digital. Materi disampaikan secara menarik dengan kombinasi presentasi, permainan edukatif, dan sesi diskusi ringan yang melibatkan langsung para siswa. Dr. Firdaus, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat lintas negara. “Melalui PKM internasional ini, kami ingin membantu anak-anak Indonesia di luar negeri untuk tetap mendapatkan akses pengetahuan dan wawasan yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya dalam bidang teknologi,” ujarnya. Sementara itu, Andro Dewantara, S.M., M.M. menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional dan mengasah kemampuan sosial serta komunikasi lintas budaya. Dengan terlaksananya kegiatan ini, Prodi S1 Manajemen FEB Unimus berharap dapat terus berperan aktif dalam kegiatan internasional yang membawa dampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat reputasi universitas di tingkat global.

PKM Internasional Prodi S1 Manajemen FEB Unimus: Edukasi Keuangan dan Pelatihan Membuat Celengan bagi Siswa Sekolah Indonesia di Malaysia

Kuala Lumpur, Malaysia — Dalam rangka memperluas jangkauan pengabdian masyarakat di tingkat internasional, Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEB Unimus) kembali melaksanakan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Internasional di Malaysia. Kegiatan bertajuk “Edukasi Keuangan dan Pelatihan Membuat Celengan” ini dilaksanakan di Sekolah Bimbingan Malaysia (SBM) Kampung Bharu, yang beralamat di Jalan Datuk Abdul Razak, Kampung Bharu, 50300 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan, Malaysia. Tim PKM terdiri atas dua dosen Prodi S1 Manajemen FEB Unimus, yaitu Edy Purwanto, S.E., M.M. dan Andika Bagaskara, S.E., M.M., serta satu mahasiswa, Aldiva Qolby Tiara. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi civitas akademika FEB Unimus dalam memberikan edukasi dan pemberdayaan kepada masyarakat Indonesia di luar negeri, khususnya bagi pelajar sekolah Indonesia di Malaysia. Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan pengenalan dasar literasi keuangan, seperti pentingnya menabung sejak dini dan cara mengelola uang secara sederhana. Selain itu, tim juga mengadakan pelatihan membuat celengan kreatif sebagai sarana belajar sekaligus media praktik bagi siswa untuk menumbuhkan kebiasaan menabung dengan cara yang menyenangkan. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan praktik, sementara guru-guru SBM Kampung Bharu menyambut positif inisiatif dari tim FEB Unimus ini. Menurut Edy Purwanto, S.E., M.M., kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia dini. “Anak-anak perlu dibekali dengan pemahaman dasar tentang uang agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang cerdas finansial,” ujarnya. Sementara itu, Andika Bagaskara, S.E., M.M. menambahkan bahwa pelatihan membuat celengan tidak hanya melatih kreativitas siswa, tetapi juga menjadi langkah konkret menanamkan semangat menabung. “Kami ingin kegiatan ini meninggalkan kesan yang menyenangkan dan bermanfaat bagi para siswa,” ungkapnya. Partisipasi mahasiswa Aldiva Qolby Tiara juga menjadi bentuk nyata penerapan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam konteks sosial dan internasional. Keterlibatannya menunjukkan bahwa mahasiswa FEB Unimus tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Melalui program ini, FEB Unimus terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan “Spirit of Excellence” melalui kegiatan pengabdian yang berdampak, baik di tingkat nasional maupun internasional.

PKM Internasional Prodi S1 Manajemen FEB Unimus: “Hijaiyah Fun Learning” sebagai Media Interaktif Pengajaran Huruf Arab di Sekolah Indonesia Malaysia

Hulu Langat, Ampang, Malaysia – 31 Oktober 2025Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEB Unimus) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Malaysia. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat yang berskala global. Tim PKM Prodi S1 Manajemen FEB Unimus terdiri atas tiga dosen, yaitu Dr. AM Juma’i, S.E., M.M., Dr. Agung Nusantara, S.E., M.Si., dan Nurhayati, S.E., M.M., serta satu mahasiswa Zakiyah. Kegiatan ini mengusung tema “Hijaiyah Fun Learning: An Interactive Media for Teaching Arabic Letters to Students of Indonesian Schools in Malaysia.” Program ini dilaksanakan di SB Pandan jaya wilayah Hulu Langat, Ampang, Malaysia, yang menjadi tempat belajar bagi anak-anak Indonesia yang tinggal bersama orang tua mereka yang bekerja di Malaysia. Melalui kegiatan ini, tim berupaya memperkenalkan metode pembelajaran interaktif dalam pengenalan huruf hijaiyah agar proses belajar menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh para siswa. Konsep Hijaiyah Fun Learning menggabungkan pendekatan edukatif dan rekreatif dengan memanfaatkan media interaktif seperti permainan edukatif, kartu huruf, serta kuis berbasis teknologi. Tujuan utamanya adalah meningkatkan motivasi belajar siswa serta membantu mereka mengenal huruf hijaiyah secara menyenangkan. Ketua tim, Dr. AM Juma’i, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung penguatan literasi keagamaan dan pendidikan karakter anak-anak Indonesia di luar negeri. “Kami ingin menghadirkan suasana belajar yang menggembirakan, sehingga anak-anak tidak hanya mengenal huruf hijaiyah, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap bahasa Arab dan ajaran Islam,” ujarnya. Sementara itu, Dr. Agung Nusantara, S.E., M.Si., menambahkan bahwa kegiatan PKM Internasional ini juga menjadi bagian dari implementasi program Kampus Berdampak, di mana dosen dan mahasiswa dapat berkolaborasi dalam kegiatan berbasis pengalaman langsung dan berdampak nyata bagi masyarakat internasional. Melalui kegiatan ini, Prodi S1 Manajemen FEB Unimus tidak hanya memperkuat kiprah akademik di tingkat internasional, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam mendukung misi Universitas Muhammadiyah Semarang untuk menjadi institusi pendidikan unggul yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan berorientasi global.

Pengabdian Masyarakat Internasional Prodi S1 Manajemen FEB Unimus di Malaysia: Program Pengenalan Budaya untuk Anak Sekolah Indonesia

Hulu Langat, Ampang, Malaysia — 31 Oktober 2025Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEB Unimus) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung implementasi Kampus Berdampak melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional yang diselenggarakan di SB Pandan Jaya, Hulu Langat, Ampang, Malaysia. Kegiatan ini mengusung tema “Weaving the Spirit of Nusantara: A Cultural Introduction Program for Indonesian School Children in Malaysia”, sebagai bentuk kontribusi nyata FEB Unimus dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia di luar negeri, khususnya bagi anak-anak Sekolah Indonesia yang tinggal di Malaysia. Tim pengabdian masyarakat Internasional ini terdiri dari tiga dosen Prodi S1 Manajemen, yakni Dr. Ari Dwi Astono, S.Pd., S.M., M.M., M.H., Dr. Muchammad Rully Sjahirul Alim, S.E., M.M., Dedik Purwanto, S.E., M.M., serta satu mahasiswa Prodi S1 Manajemen FEB Unimus, Nur Fadhila Alfiana. Selama kegiatan berlangsung, tim melaksanakan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif seperti pengenalan budaya Indonesia melalui permainan tradisional, tari daerah, lagu nasional, serta pengajaran nilai-nilai kebangsaan dan karakter bangsa. Anak-anak Sekolah Indonesia di Malaysia tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan yang dikemas secara menarik dan menyenangkan. Ketua tim, Dr. Ari Dwi Astono, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan budaya Indonesia, tetapi juga mempererat rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda Indonesia di perantauan. “Kami ingin anak-anak Indonesia di Malaysia tetap mengenal dan bangga terhadap identitas bangsanya. Melalui kegiatan ini, mereka belajar bahwa budaya adalah jati diri yang perlu dijaga di mana pun mereka berada,” ujarnya. Selain memberikan dampak positif bagi peserta, kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi internasional antara Universitas Muhammadiyah Semarang dan komunitas pendidikan Indonesia di luar negeri. Hal ini sejalan dengan visi FEB Unimus untuk mengembangkan kegiatan tridarma yang berorientasi global serta berkontribusi terhadap penguatan soft skills dan global mindset bagi mahasiswa maupun dosen. Dengan terlaksananya kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional ini, FEB Unimus berharap dapat terus memperluas jejaring kerja sama lintas negara dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat global yang berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing tinggi.

Kreasi Generasi dan Makrab AGRIBISNIS 2025: Bangun Keakraban dan Solidaritas Mahasiswa Agribisnis UNIMUS

Kendal, 19 Oktober 2025 – Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Universitas Muhammadiyah Semarang sukses melaksanakan kegiatan “Kreasi Generasi dan Malam Keakraban (Makrab)” pada tanggal 18–19 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa baru Agribisnis angkatan 2025 sebanyak 53 Mahasiswa, serta mahasiswa angkatan 2023 dan 2024 sebagai panitia dan pendamping kegiatan. Rangkaian acara diawali dengan kegiatan pembukaan di Kampus UNIMUS Gedung GKB 3, yang secara resmi dibuka oleh Ketua Program Studi Agribisnis (Bapak Wahyu Imam Santoso, S.TP., M.P.), Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMUS. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah pembentukan karakter dan kebersamaan mahasiswa. “Kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan solidaritas antar angkatan dan menanamkan nilai-nilai kekeluargaan di lingkungan mahasiswa Agribisnis. Semoga mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan baik dan aktif berkontribusi di HIMAGRI,” ujarnya. Setelah kegiatan pembukaan, seluruh peserta berangkat menuju Villa Trisobo, Kabupaten Kendal, sebagai lokasi utama pelaksanaan kegiatan. Kegiatan Kreasi Generasi dan Makrab HIMAGRI 2025 mengusung semangat kebersamaan, kreativitas, dan kekeluargaan antar generasi mahasiswa Agribisnis. Tujuannya adalah untuk mempererat hubungan antar angkatan, mengenalkan HIMAGRI kepada mahasiswa baru, serta menumbuhkan semangat berorganisasi. Hari pertama diisi dengan berbagai kegiatan interaktif seperti penampilan kreasi seni mahasiswa baru, dan kegiatan kebersamaan. Malam harinya, acara dilanjutkan dengan pentas seni, dan refleksi malam keakraban, yang menjadi momen penuh makna bagi seluruh peserta. Tidak lupa Mahasiswa juga melaksanakan shalat Tahajud Bersama. Pada hari kedua, dilaksanakan kegiatan outbond dan sesi games, yang dirancang untuk memperkuat kerja sama tim, kepemimpinan, serta kedisiplinan mahasiswa. Salah satu mahasiswa baru Agribisnis angkatan 2025 mengungkapkan kesannya: “Acara ini sangat seru dan berkesan. Kami bisa mengenal kakak tingkat dan teman baru, sekaligus belajar arti kebersamaan dan kekompakan,” ujarnya. Secara keseluruhan, kegiatan Kreasi Generasi dan Makrab HIMAGRI 2025 berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Acara ini tidak hanya mempererat hubungan antar mahasiswa Agribisnis, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat kekeluargaan, solidaritas, dan rasa memiliki terhadap HIMAGRI serta Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Semarang.

Visiting Professor Prodi S1 Manajemen FEB Unimus: “Global Leadership Competence di Era Persaingan Internasional”

Semarang, 27 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat wawasan global mahasiswa dan dosen pembimbing di bidang Leadership serta Manajemen Internasional, Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEB Unimus) menggelar kegiatan Visiting Professor dengan tema “Global Leadership Competence: Kunci Sukses di Era Persaingan Internasional.” Kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional, Prof. Dr. Heru Kurnianto Tjahjono, M.M., Guru Besar Bidang Manajemen dan Organisasi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Sebagai akademisi dan praktisi berpengalaman di bidang kepemimpinan global, Prof. Heru menyampaikan materi yang menginspirasi mengenai pentingnya membangun kompetensi kepemimpinan lintas budaya, penguatan nilai-nilai integritas, serta kemampuan adaptif yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dunia kerja di tingkat internasional. Acara berlangsung di Ruang Kuliah 606, Lantai 6, Gedung Kuliah Bersama Tiga (GKB 3) Zona A Unimus, dan diikuti oleh mahasiswa semester 7 Program Studi S1 Manajemen sebagai peserta utama. Suasana kegiatan terasa interaktif dan penuh antusiasme, karena mahasiswa diberikan kesempatan berdialog langsung dengan Prof. Heru terkait isu-isu terkini dalam kepemimpinan global dan praktik manajemen di era kompetisi global. Dalam sesi pemaparannya, Prof. Heru menekankan bahwa seorang pemimpin global harus memiliki kemampuan berpikir strategis, komunikasi lintas budaya, serta empati terhadap perbedaan nilai dan karakter di lingkungan kerja multinasional. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi kunci penting dalam membangun organisasi yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran yang mengintegrasikan teori dengan praktik. Melalui berbagai studi kasus dan diskusi kelompok, mahasiswa diajak untuk menganalisis situasi bisnis global dan merumuskan solusi kepemimpinan yang relevan dengan konteks internasional. Pendekatan ini tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa, tetapi juga menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif. Selain itu, kegiatan Visiting Professor ini merupakan bagian dari komitmen FEB Unimus dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis global insight serta memperkuat jaringan akademik antarperguruan tinggi Muhammadiyah. Dengan menghadirkan akademisi berpengalaman dari universitas mitra, FEB Unimus terus berupaya menciptakan pengalaman belajar yang inspiratif dan berstandar internasional bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi kepemimpinan global yang berkarakter, beretika, dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Semarang untuk menjadi universitas unggul dan berwawasan internasional.